Singgung Orang Numpang Popularitas dengan Hujat Anies, Musni Umar: Justru Elektabilitasnya Semakin Tinggi

  • Bagikan
Musni Umar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-- Rektor Universitas Ibnu Chaldun (UIC), Musni Umar menilai orang-orang yang mengkritik Gubernur Anies Baswedan sedang melakukan manuver politik untuk meningkatkan popularitas pribadinya.

Menurut Musni Umar, meskipun Anies dihujat elektabilitasnya Gubernur DKI itu akan semakin melejit.

Hal itu disampaikan Musni Umar dalam akun Twitter pribadinya, pada Senin 27 Juni 2022.

"Mereka kritik Anies untuk naikkan popularitas di mata publik sebab kritik, hujatan dan apapun yang mereka sampaikan ke publik, Anies tidak akan lapor mereka ke aparat," ujar Musni Umar.

"Hanya hrs ingat semakin Anies dihujat dan dijelekkan, elektabilitasnya semakin tinggi. Itu sdh terbukti," pungkasnya.

Survei terbaru yang dilakukan Polmatrix Indonesia, menunjukkan elektabilitas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan lebih unggul ketimbang Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Berdasarkan hasil survei Polmatrix, Anies Baswedan di posisi teratas dengan elektabilitas sebesar 20,8 persen, sedangkan Prabowo menyusul di posisi kedua dengan elektabilitas sebesar 19,3 persen, kemudian Ganjar Pranowo sebesar 18,8 persen.

Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menjadi kandidat Calon Presiden (capres) 2024 Partai NasDem, terus mendapat kritikan.

Salah satunya, dari politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Guntur Romli. Lewat cuitan di Twitter pribadinya, Guntur Romli menyebut Anies sebagai Gubernur terbodoh.

"Ketik ‘Gubernur Terbodoh’ di Google ke luar: Anies Baswedan,” tulis akun Twitter miliknya, @GunRomli pada Jumat (24/6). (wartaekonomi/fajar)

  • Bagikan