Temukan Bercak Darah dan Alat Kontrasepsi Bekas Pakai di Kamar, Ibu Syok Mendengar Pengakuan Anak Gadisnya

  • Bagikan
Tersangka Ketut R, pelaku pencabulan anak tiri ditunjukkan kepada awak media di Mapolres Gianyar, Selasa (28/6). (Resources for JPNN.com)

FAJAR.CO.ID, GIANYAR - Ketut R (32) harus bertanggung jawab atas perbuatan kejinya selama bertahun-tahun. Selama lima tahun terakhir, tersangka Ketut R melampiaskan nafsu bejatnya kepada anak tirinya yang kini menginjak usia 12 tahun.

Perbuatan bejat Ketut R terbongkar oleh istrinya sendiri yang merupakan ibu kandung korban setelah menemukan noda darah di tempat tidur.

Saat menanyakan perihal noda darah tersebut, korban yang identitasnya dirahasiakan karena masih di bawah umur, sempat berkelit dan menyembunyikan fakta yang terjadi.

Tak kehabisan akal, ibu korban berusaha mencari tahu sendiri. Tidak lama berlalu, ibu korban menemukan alat kontrasepsi Bekas Pakai di kamarnya.

Korban yang semula tetap tutup mulut, akhirnya mau buka suara setelah dirayu sekian lama. Bak disambar geledek, korban blak-blakan membongkar membeber perbuatan laknat ayah tirinya, Ketut R.

Kepada ibunya, korban bahkan mengaku sudah diperlakukan tak senonoh oleh ayah tirinya itu sejak berusia tujuh tahun.

ibu korban yang syok dengan pengakuan anak kandungnya langsung melaporkan kasus tersebut ke Polres Gianyar.

“Benar, tersangka melakukan perbuatan tidak terpuji kepada anak tirinya sejak berusia 7 tahun tahun,” ujar Kapolres Gianyar AKBP I Made Bayu Sutha Sartana dalam keterangan persnya, Selasa (28/6).

Penyidik Unit PPA Satreskrim Polres Gianyar menjerat Ketut R dengan Pasal 81 Ayat 3 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman penjara maksimal 15 tahun. (jpnn/fajar)

  • Bagikan