Tumbangkan Tampines Rovers 3-1, Begini Peluang Lolos PSM Makassar dari Grup H AFC Cup

  • Bagikan
PSM Makassar vs Tampines Rovers

FAJAR.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Berlaga di Kuala Lumpur Stadium, Malaysia, tadi malam, PSM berhasil menggasak Tampines dengan skor akhir 3-1.

Meski PSM tertinggal lebih dulu di babak pertama dengan skor 1-0 atas keunggulan Tampines. Gol itu terjadi di menit ke-29, dari tendangan keras Zehrudin Mehmedovic dari luar kotak penalti gagal dijangkau Reza Arya Pratama.

Tertinggal satu gol sempat membuat PSM makin berada dalam tekanan. Namun, berselang beberapa menit kemudian wasit mengeluarkan kartu kuning kedua kepada pemain belakang Tampines, Christopher Van Huizen.

Situasi itu membuat PSM mampu bangkit kembali dan keluar dalam tekanan. Ditambah lagi, dua amunisi utamanya Everton Nascimento dan Yakob Sayuri dimasukkan di sepertiga penghujung babak pertama menggantikan Ramadhan Sananta dan Ricky Pratama.

Hasilnya, mulai awal babak kedua momentum epic comback mulai didapatkan. Dengan intensitas serangan yang tinggi PSM terus menekan ke pertahanan lawan.

Tiga gol balasan berhasil diciptakan. Masing-masing oleh Rizky Eka di menit 48 dan Everton Nascimento di menit 78. Plus satu tambahan gol lagi lewat sepakan penaltinya di masa injury time.

Brace atau dua gol yang diciptakan Everton adalah momen yang sangat ditunggu. Striker kebangsaan Brasil itu akhirnya berhasil memutus rekor buruk belum bisa cetak gol di empat laga sebelumnya.

Hasil pertandingan sekaligus berhasil mengantarkan PSM menjadi pemuncak klasemen grup H untuk sementara dengan torehan 4 poin menggeser Kuala Lumpur City FC di posisi kedua dengan 1 poin, dan Tampines di posisi 3 dengan 0 poin.

Kendati berpeluang besar untuk keluar sebagai juara grup, PSM tetap masih harus menunggu hasil pertandingan terakhir kedua rivalnya itu.

Tim kebanggaan masyarakat Sulsel ini harus berharap Kuala Lumpur FC tidak menang dengan hasil skor yang lebih besar saat berhadapan dengan Tampines Rovers.

Meksi memenangkan laga, Pelatih PSM, Bernardo Tavares, tidak gembira. Alasannya, ia mengkhawatirkan fisik pemainnya yang banyak mendapatkan permainan keras dari lawan.

"Meski menang, tapi saya kecewa dengan pertandingan malam ini. Kenapa? Karena kami mengakhiri pertandingan dengan pemain yang cedera," ucap Tavares saat sesi konferensi pers, Senin, 27 Juni.

Pelatih berkebangsaan Portugal itu bangga memainkan dua pemain muda. Bahkan, beberapa diantaranya bermain full time. Ia melihat pemain-pemain tersebut berkembang sangat baik, hal yang bagus untuk hadapi kompetisi Liga 1 mendatang.

"Kami memainkan beberapa pemain muda dari akademi. Bahkan ada yang main selama 90 menit. Ini kebanggaan untuk kita dan untuk Makassar. Kami benar-benar dalam permainan. Kami bangga memenangkan permainan," tambahnya. (Majid/zak/fajar)

  • Bagikan