Dihukum 4 Tahun Penjara dan Denda Rp1 M, Adam Deni Sebut Ada Campur Tangan Pihak Lain di Vonisnya

  • Bagikan
Adam Deni saat memberi keterangan kepada awak media dari balik jeruji besi ruang tahanan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara, Rabu (6/5). Foto: Romaida/JPNN.com

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Adam Deni mengaku santai menghadapi putusan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara, atas kasus yang dihadapinya.

Adam Deni diputus empat tahun pidana penjara dengan denda sebesar Rp 1 miliar.

"Perasaan saya biasa saja, tidak ada rasa gemetar atau bagaimana," ujar Adam Deni seusai sidang di PN Jakarta Utara, Selasa (28/6).

Namun, pegiat sosial media itu menduga ada kejanggalan dalam putusan tersebut.

"Tapi yang pasti, vonis empat tahun ini masih sesuai pesanan," duga Adam Deni.

Atas kecurigaannya tersebut, dia pun tak tinggal diam.

Adam Deni akan meminta kepada tim kuasa hukumnya untuk mengusut PN Jakarta Utara.

Hal itu dilakukan demi memastikan apakah putusannya terdapat campur tangan orang lain atau tidak.

"Besok saya akan bicara ke kuasa hukum untuk membuat surat kuasa yang akan saya tandatangani di rutan Bareskrim untuk memeriksa PN Jakarta Utara ini. Apakah ada dugaan suap dari Ahmad Sahroni atau tidak," tutur Adam Deni.

Sebelumnya, Adam Deni dan Ni Made Dwita divonis empat tahun pidana penjara dikurangi masa tahanan.

Keduanya juga harus membayar denda sebesar Rp 1 miliar.

"Dengan perintah terdakwa tetap ditahan ditambah dengan adanya denda masing-masing Rp 1 miliar dengan ketentuan apabila denda tidak dibayar maka diganti dengan hukuman masing-masing selama 5 bulan," ucap majelis hakim. (jpnn/fajar)

  • Bagikan