Penumpang Keluhkan KMP Takabonerate Kotor dan Bau, Hamka B Kady: ASDP Kerjanya Apa, Cuma Mau Cari Untung?

  • Bagikan
Anggota Komisi V DPR RI, Hamka B Kady (foto: Hendra/DPR)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Anggota Komisi V DPR RI Hamka B Kady mengkritik keras kinerja PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) yang dinilai tidak becus mengelola operasional kapal roro KMP Takabonerate, rute Bira - Pamatata, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.

Hamka B Kady mengaku mendapat sejumlah laporan dari masyarakat melalui media sosial bahwa kapal yang beroperasi perdana pada 7 Juni 2021 lalu itu kondisinya kotor dan bau sehingga membuat penumpang tidak nyaman.

"Kapal ferry itu menghubungkan pulau-pulau di Selayar. Sayangnya kotor bukan main. Bau busuk sehingga penumpang tidak nyaman. Padahal itu kapal baru. Ini kerjanya ASDP apa? Cuma mau cari untung?" lantang Hamka dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi V DPR dengan Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu 29 Juni 2022.

Hamka benar-benar menaruh perhatian khusus atas kondisi dan pengelolaan KMP Takabonerate.

Pasalnya legislator asal Sulawesi Selatan itu adalah aktor utama yang memperjuangkan pengadaan kapal roro ini menggantikan KM Lestari Maju yang karam di laut Selayar pada 3 juli 2018 lalu.

"Kapal itu hibah dari Komisi V yang diberikan pengelolaan operasionalnya kepada ASDP. Masyarakat bertanyanya ke saya. Karena saya yang memperjuangkan pengadaan kapal itu," ungkap politisi Golkar tersebut.

Hamka menyebut pembuatan kapal ini menelan anggaran APBN sebesar Rp 35 miliar

"Itu uang rakyat loh. Setengah mati memperjuangkan itu sampai benar-benar jadi itu kapal. Mohon jadi catatan ASDP dan ditindaklanjuti di lapangan," tegasnya.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan