Rocky Gerung Sebut PDIP Buat Presidential Threshold Demi Halangi SBY Masuk Istana

  • Bagikan
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri membuka Rakernas PDIP, Selasa (21/6/2022). Foto: PDIP

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-- Pengamat politik, Rocky Gerung, mengungkap bahwa ada partai yang berusaha dihalangi PDI Perjuangan (PDIP) untuk masuk ke Istana.

Rocky Gerung membahas soal asal muasal ambang batas presiden atau presidential threshold 20 persen yang dianggap mencederai demokrasi.

Rocky Gerung mengatakan bahwa presidential threshold 20 persen adalah akal-akalan PDIP untuk membendung Partai Demokrat atau Susilo Bambang Yudhoyono masuk Istana.

Ia menceritakan di tahun 2003 dimana presidential threshold pertama kali dipasang, dan tidak ada orang yang percaya bahwa SBY bisa memenuhi aturan tersebut.

“Nggak ada yang percaya bahwa SBY bisa lolos Threshold. Karena itu, 2003 dipasang Threshold itu,” ujar Rocky Gerung di kanal YouTube-nya pada Kamis (30/6).

Ia menambahkan bahwa jika orang yang percaya SBY bisa memenuhi Threshold saja tidak ada, untuk apa SBY memberlakukan Threshold.

“Kan orang bilang SBY yang pasang Threshold, berarti SBY bodoh dong. Partainya Cuma 7 persen dia pasang Threshold 20 persen, kan ngaco kan,” ujar Rocky Gerung.

“Threshold itu dipasang PDIP untuk menghambat SBY. Kan SBY belum jadi presiden tapi berpotensi jadi,” lanjutnya.

Rocky Gerung menjelaskan bahwa aturan presidential threshold diberlakukan oleh PDIP untuk menghambat langkah SBY menjadi presiden di tahun 2003.(wartaekonomi/fajar)

  • Bagikan