Rusia Kembali Bombardir Ukraina, Dino Patti Djalal: Pertanda Putin Abaikan Misi Perdamaian Jokowi

  • Bagikan
Dino Patti Djalal

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-- Mentan Wakil Menteri Luar Negeri Indonesia, Dino Patti Djalal mengatakan Presiden Rusia, Vladimir Putin sepertinya tidak menyambut baik misi perdamaian yang dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Hal itu dikatakan, diplomat senior itu setelah rusia kembali melakukan penyerangan rudal ke wilayah rusia tepat saat Jokowi baru saja tiba di Moskow.

“Ini suatu pertanda Presiden Putin/rusia sama sekali tidak mengindahkan misi perdamaian Presiden Jokowi ke Rusia. Melakukan bombardir terhadap Ukraina pada saat Presiden Jokowi tiba di Moskow,” kata Dino Patti Djalal di akun Twitter @dinopattidjalal, dikutip Fajar.co.id, Jumat (1/7/2022).

Diketahui, Presiden Jokowi telah melakukan pertemuan dengan Presiden Putin di Moskow.

Sebelumnya, Jokowi terlebih dahulu bertemu dengan Volodymyr Zelensky di Istana Maryinsky, Kyiv, Ukraina, pada Rabu, 29 Juni waktu setempat.

Jokowi mengatakan, tujuan kedatangannya ke rusia dan bertemu dengan Vladimir Putin adalah mendorong agar konflik rusia dan Ukraina segera berakhir.

“Dapat saya sampaikan Indonesia tidak memiliki kepentingan apa pun, kecuali ingin melihat perang dapat segera selesai dan rantai pasok pangan, pupuk, energi dapat segera diperbaiki karena ini menyangkut kehidupan ratusan juta orang, bahkan miliaran manusia,” kata Presiden Jokowi.

Dengan kata lain, Jokowi membawa misi perdamaian ke sana. Selain itu, Jokowi juga berharap berakhirnya konflik rusia dan Ukraina akan membawa perubahan pada masalah pasokan pangan ke seluruh dunia.(msn/fajar)

  • Bagikan