Anies Resmikan Gapura Chinatown, Nicho Silalahi: Brengsek, Sepertinya Poros Baru Jakarta Peking Sedang Dikerjakan

  • Bagikan
Nicho Silalahi--Instagram/@Nicho_Silalahi

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-- Pegiat media sosial Nicho Silalahi menyoroti Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang meresmikan Gapura Chinatown di wilayah Pancoran, Glodok, Jakarta Barat. Hal itu dianggap bertolak belakang dengan usaha bangsa Indonesia untuk mengganti Laut China Selatan menjadi Laut Natuna.

Hal tersebut diungkapkan Nicho Silalahi melalui akun Twitter pribadinya. Dalam cuitannya, Nicho Silalahi menyebut bahwa Anies Baswedan seakan tidak menghargai susah payah bangsa dalam peristiwa Laut Natuna.

"Padahal susah payah bangsa kita dan butuh kecerdasan lebih untuk mengganti Laut China Selatan menjadi Laut Natuna agar tidak seenaknya diklaim China," ungkap Nicho Silalahi melalui akun Twitter pribadinya pada Sabtu (2/7).

Kemudian, Nicho Silalahi menyebut bahwa Anies Baswedan sangat tidak becus atas keputusannya itu.

"Eh brengseknya malah daratan pula kau jadikan Chinatown wan @aniesbaswedan, Sepertinya New poros Jakarta Peking sedang dikerjakan," imbuh Anies Baswedan.

Keputusan Anies itu, kata Nicho Silalahi akan melahirkan kecemburuan sosial dengan ras lainnya yang ada di Jakarta.

"Kebijakan yang akan melahirkan kecemburuan sosial, kapan dibuat Arabtown, Bataktown, Jawatown, Bugistown, Sundatown dll ? Apa cuma China aja yang berhak di Jakarta ini ? Ente Udeh kebablasan wan Anies Baswedan," ungkapnya.

Sementara itu, Anies Baswedan juga mengatakan melalui akun Twitter pribadinya bahwa Gapura Chinatown yang diresmikan pada Kamis, 30 Juni 2022 itu menjadi penanda kawasan bersejarah serta menegaskan posisi Jakarta sebagai kota global.

"Gapura Chinatown Glodok Pancoran kembali berdiri, menjadi penanda kawasan bersejarah yang menjadi tempat warga Jakarta berinteraksi sejak lama. Pecinan bertumbuh dan ikut mewarnai Jakarta, serta menegaskan posisi Jakarta sebagai kota global," tutur Anies Baswedan.

Selain itu, Anies Baswedan juga mengatakan bahwa Gapura Chinatown tersebut berbeda dari gapura pada umumnya. Hal itu lantaran tidak adanya warna merah dan kuning.

"Bisa kita lihat keunikannya, di sini terlihat tidak ada unsur warna merah atau kuning seperti gapura-gapura kawasan Pecinan pada umumnya. Itulah pembeda utama Gapura Chinatown Jakarta dengan gapura-gapura pada umumnya," ujar Anies Baswedan.

Lanjut, Anies Baswedan juga menyebutkan bahwa diresmikannya Gapura Chinatown tersebut menjadi pengingat tentang keragaman agama.

"Peresmian ini menjadi pengingat kita bersama bahwa keberagaman yang ada di sekitar kita adalah karunia dari Yang Maha Kuasa, sedangkan persatuan adalah ikhtiar kita bersama. Hal ini harus kita rawat bersama-sama," pungkas Anies Baswedan.(wartaekonomi/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan