Mengingat Ungkapan Gus Dur Sebut Prabowo Orang Paling Ikhlas Kelak Jabat Presiden

  • Bagikan
Prabowo Subianto pada Senin (2/5) lalu, yang bertepatan Hari Raya Idul Fitri bertolak ke Jogjakarta untuk bersilaturahmi dengan Presiden Jokowi.

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur pernah memuji Prabowo Subianto sebagai orang yang paling ikhlas.

“Kalau orang yang paling ikhlas kepada rakyat Indonesia itu Prabowo. Ya banyak lah (hal) menunjukkan betapa dia ikhlas betul kepada rakyat Indonesia,” kata Gus Dur saat itu.

Gus Dur bahkan telah meramal Ketua Umum Partai Gerindra itu kelak akan menjadi seorang presiden di masa tua.

Hal tersebut sempat disampaikan cucu pendiri NU, KH. Irfan Yusuf Hasyim atau Gus Irfan saat Prabowo bersilaturahmi di momen Hari Raya Idul Fitri.

“Saya mengutip ucapannya Gus Dur, beliau pernah mengatakan Pak Prabowo jadi presiden di usi tua. InsyaAllah 2024,” kata Gus Irfan.

Menteri Pertahanan itu digadang-gadang menjadi calon kuat Presiden RI 2024 meneruskan tongkat estafet kepemimpinan Jokowi.

Di sejumlah hasil jajak pendapat lembaga survei, nama Prabowo mendapat elektabilitas tertinggi dibanding kandidat capres lainnya.

Terbaru, Lembaga survei Indonesia Polling Stastions (IPS) melakukan simulasi jika Pemilihan Presiden (Pilpres) dilakukan hari ini dengan dua nama calon presiden (Capres).

Hasilnya nama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mendapatkan suara tertinggi jika bersaing melawan Ganjar Pranowo atau Anies Baswedan.

Dalam hasil survei tersebut, ketika Prabowo Subianto head to head dengan Ganjar Pranowo, tanpa ada nama calon wakil presiden (Cawapres), menunjukkan Prabowo mendapatkan suara 62,1%.

Sementara jika Prabowo Subianto berhadapan dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, tetap dengan tanpa nama Cawapres, Prabowo juga unggul jauh dari Anies.

Sebanyak 61,5% akan memilih Prabowo Subianto, sedangkan Anies Baswedan hanya dipilih 35,8% suara.

Prabowo juga banjir apresiasi, tak hanya dari rakyat Indonesia tapi juga dari dunia internasional.

Prabowo Subianto yang mau menerima jabatan Menteri Pertahanan dari Presiden Jokowi. Hal itu luar biasa mengingat Prabowo adalah rival Jokowi pada Pilpres 2014 dan 2019.

Dalam pidatonya yang beredar di lini massa, Prabowo menegaskan, filosofi Indonesia adalah bahwa kalau kita berbeda pendapat tidak berarti kita harus bermusuhan.

Prabowo mengatakan bahwa perbedaan pendapat adalah hal biasa terjadi di negeri yang menganut sistem demokrasi.

"Budaya Indonesia adalah budaya kekeluargaan. Kita boleh bersaing, boleh berbeda pendapat tapi ingat kita semua adalah satu keluarga," lantang Prabowo. (dra/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan