Kemensos Izinkan ACT Beroperasi Kembali, Asal Syarat Ini Dipenuhi

  • Bagikan
Logo ACT

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-- Kementerian Sosial (Kemensos) RI akan berikan izin Aksi Cepat Tanggap (ACT) beroperasi kembali seperti sebelumnya.

Namun, ACT terlebih dahulu harus memenuhi persyaratan dari Kemensos, yaitu memperbaiki manajemen internalnya.

Itu disampaikan Direktur Potensi dan Sumber Daya Sosial Kemensos RI, Raden Rasman kepada wartawan, Kamis (7/7/2022).

“ACT akan mendapatkan izin bila mampu memperbaiki manajemen internal,” kata Rasman.

Jika berbagai syarat sesuai perundangan dipenuhi, ACT bisa kembali mengajukan perizinan ke Kemensos RI.

Termasuk terkait izin Pengumpulan Uang dan Barang (PUB) yang sebelumnya sudah dicabut.

“Selama memenuhi persyaratan dan mekanisme sesuai peraturan perundang-undangan,” ungkapnya.

Akan tetapi, tentu saja lembaga yang dipimpin Tri Rismaharini itu akan lebih dulu memeriksa perizinan diajukan ACT.

“Selanjutnya Kemensos mememeriksa dan meneliti kelengkapan persyaratan sesuai peraturan perundang-undangan,” ujarnya.

Rasman membantah jika persyaratan tersebut ditujukan hanya untuk Aksi Cepat Tanggap saja.

Akan tetapi beragam persyaratan serupa juga diterapkan untuk semua lembaga filantropi di Indonsia.

“Semua sama, tidak ada perbedaan. Kementerian Sosial melaksanakan tugas pemberian izin pengumpulan uang,” ucapnya.

Sebelumnya, Kemensos RI telah mencabut izin Penyelenggaraan Pengumpulan Uang dan Barang (PUB) Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT), per Rabu 6 Juli 2022.

Pencabutan izin ini menindaklanjuti dugaan pelanggaran peraturan yang dilakukan petinggi Yayasan Aksi Cepat Tanggap.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan