Anak Kiai Jadi Tersangka Pencabulan Santriwati, Yenny Wahid: Sebagai Orang Jombang Saya Malu

  • Bagikan
Zannuba Ariffah Chafsoh atau Yenny Wahid

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Yenny Zannuba Wahid buka suara terkait kasus pencabulan yang dilakukan anak kiai Jombang terhadap santriwati pondok pesantren (ponpes) Shiddiqiyyah, Ploso, Jawa Timur.

Anak kedua mendiang Gus Dur, itu mengaku sebagai orang Jombang malu mendengar Ponpes Shiddiqiyyah digeruduk Polda Jatim untuk menangkap anak kiai pelaku pencabulan santriwati.

"Sebagai orang Jombang saya malu sekaligus menyayangkan kasus semacam ini terjadi," tulis Yenny Wahid lewat akun pribadinya @yennywahid di Twitter, Jumat (8/7/2022).

Selain itu Yenny Wahid juga berharap agar seluruh pesantren yang ada di Indonesia memberi rasa aman tentang pendidikan untuk santriwati.

"Berharap kasus ini menjadi perhatian bagi pesantren memastikan dan menciptakan lingkungan pendidikan yang aman khususnya bagi santriwati," beber Yenny Wahid.

Selain itu Yenny Wahid juga meminta agar aparat penegak hukum segera memproses pelaku pencabulan terhadap para santriwati.

"Saya mendukung proses penegakan hukum oleh kepolisian dan meminta semua pihak membantu kepolisian dalam prosesnya," pungkas Yenny Wahid.

Telah Ditahan

Polda Jawa Timur telah menahan MSAT, 42, putra kiai ternama yang menjadi tersangka kasus dugaan pencabulan terhadap sejumlah santriwati di Pondok Pesantren Siddiqiyyah, Ploso, Jombang.

"MSAT sudah di Polda Jatim dan langsung ditahan," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto di Mapolda setempat, Jumat (8/7/2022).

Perwira menengah Polri dengan tiga melati di pundak itu mengatakan Polda Jatim juga akan melakukan koordinasi dengan Kejaksaan Tinggi setempat soal teknis penyerahan tersangka.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan