Andi Amran Sulaiman Mencuat di Bursa Capres PKS, Penerus JK dari Indonesia Timur?

  • Bagikan
Andi Amran Sulaiman digadang-gadang bakal jadi penerus JK di kancah politik nasional (foto: IKA Unhas)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Ketua DPP PKS bidang Pembinaan Wilayah (BP) Sulawesi Surya Darma mendorong Andi Amran Sulaiman maju pemilihan presiden 2024.

Melihat hal itu, Pengamat politik Universitas Hasanuddin, Dr Adi Suryadi Culla mengungkapkan ketimpangan kesejahteraan di Kawasan Timur Indonesia selama ini.

Hal itu terkait bursa dan peluang tokoh Indonesia Timur maju pemilihan presiden dan wakil presiden 2024 mendatang.

Tiga dari empat pemilihan presiden terakhir, tokoh Indonesia Timur Jusuf Kalla ikut bersaing dalam kontestasi kepemimpinan nasional. Jusuf Kalla dua kali terpilih wakil presiden dengan jabatan tidak berturut-turut 2004-2009, dan 2014-2019.

"Tema yang menarik tetap disorot di tengah wacana politik Pilpres 2024, terkait ketimpangan Kawasan Timur khususnya kesejahteraan," kata Adi.

Adi mengatakan, orientasi politik kesejahteraan sebagai dasar untuk memunculkan tuntutan dari kawasan Timur dua tahun menjelang pilpres 2024.

Apalagi dengan ketimpangan yang kasat mata secara ekonomi, infrastruktur, sumberdaya manusia dan perwakilan politik.

"Padahal kawasan timur pun memiliki aset pemimpin yang sudah menasional, dan memiliki reputasi teruji mulai dari jabatan menteri, legislator, hakim, hingga jabatan di lembaga tinggi lainnya, termasuk elite partai politik," katanya.

Adi menilai, politik kesejahteraan belum merata ke kawasan Indonesia Timur. Hal itu merujuk pada data sebaran daerah tertinggal yang dirilis oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

Data yang dirilis menunjukkan sebanyak 84 persen daerah tertinggal berada di kawasan Timur. Dari 122 desa tertinggal, 102 diantaranya berada kawasan Timur. Sisanya hanya 20 desa saja ada di Indonesia Barat dan tengah.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan