Korban Ditipu Rp1,4 Miliar, Modus Pelaku Pengadaan Bansos Beras

  • Bagikan
Konfrensi pers Ditreskrimum Polda Lampung terkait kasus penipuan dengan tersangka Iwan Palera (55)

FAJAR.CO.ID, BANDAR LAMPUNG -- Iwan Palera (55), Pria asal Tanjungkarang Timur, Bandar Lampung, tak berkutik saat diringkus personel Subdit III Jatanras, Ditreskrimum Polda Lampung.

Ia ditangkap polisi atas kasus penipuan pengadaan bantuan sosial (bansos) beras. Dalam aksinya, pelaku mencatut nama Pemerintahan Provinsi Lampung.

Kasubdit III Jatanras Direktorat Ditreskrimum Polda Lampung, Kompol Rosef Efendi, merinci, ada lima orang yang menjadi korban penipuan dan pelaku beraksi sejak 2019 hingga 2021.

Dia menjelaskan, dari lima laporan yang diterimanya, yang diproses baru satu laporan atas nama Mayasari. "Korban ditipu senilai Rp1,4 miliar pada 12 April 2021 di Jalan Pangeran Antasari, Bandar Lampung," ungkap Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Lampung. Jumat, (07/07/22).

Dalam melancarkan aksinya, pelaku ini selalu mengaku kerabat pejabat orang nomor satu di Lampung dan membawa sejumlah cek tunai dari Bank. Atas hal itu, korbannya terbujuk oleh pelaku, sehingga mau bekerjasama untuk melakukan pengadaan barang beras.

Korban awalnya menyetujui kontrak kerja sama empat bulan dan sudah menunaikan kewajibannya menyalurkan 160 ton beras.

Sementara pelaku membayar secara bertahap, namun ketika hendak dicairkan tujuh cek itu, saldo kosong atau tidak mencukupi.

Dari laporan korban, tim melakukan penyelidikan dan berupaya memanggil pelaku, namun tidak pernah hadir akhirnya pelaku ditetapkan sebagai DPO. (eds)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan