Brigadir Nopransyah Yosua Hutabarat Tewas di Rumah Jenderal, Keluarga Bilang Ini

  • Bagikan
Ibunda Brigadir Yoshua (berbaju hitam) menangis di samping peti jenazah putranya. -Rohani Simanjuntak-Facebook

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Jenazah Brigadir Nopransyah Yosua Hutabarat yang tewas setelah ditembak Bharada E telah dimakamkan di Kecamatan Sungai Bahar, Kabupaten Muarojambi, Jambi, pada Senin 11 Juli 2022 lalu.

Sebelumnya, Brigadir Yosua tewas ditembak di rumah dinas Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, di Kompleks Polri di kawasan Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Jumat 8 Juli 2022 pukul 17.00 WIB.

Versi polisi, Brigadir Yosua melecehkan istri Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo, yaitu Putri Candrawathi dengan cara menodongkan senjata.

Pihak keluarga tidak merasa sangat terpukul atas tewasnya Brigadir Yosua. Terutama ibu kandungnya.

Dia sangat sedih anaknya meninggal dengan cara seperti itu. Kesedihan juga dialami oleh keluarga besar dan pelayat.

Dalam video yang diunggah akun Facebook Rohani Simanjuntak, terdengar suara dua perempuan yang berada di samping peti jenazah Brigadir Yosua.

Dalam percakapan itu, mereka tidak menyangka Brigadir Yosua tewas di rumah seorang jenderal.

"Kita pikir tempat paling aman. Perasaan kita di rumah jenderal itu udah amanlah. Pikiran kita kan. Tahu-tahu rupanya di rumah jenderal-nya yang lebih ini yang kita takutkan," ujar suara perempuan dalam video seperti dikutip FIN pada Selasa, 12 Juli 2022.

Dari video tersebut juga tampak jenazah Brigadir Yosua dimakamkan secara sederhana oleh keluarganya.

Tidak terlihat ada upacara tembakan salfo di lokasi pemakaman.

Seperti diketahui, aksi baku tembak yang terjadi di kediaman Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo terus diselidiki.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan