Berkeringat di Malam Hari Bisa Jadi Gejala Omicron Varian BA.5

  • Bagikan
Omicron BA.4 BA.5 (Gavi)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Taukah Anda jika Omicron varian BA.5 memiliki gejala khusus pada mereka yang terpapar olehnya?

Menurut ahli, via Halodoc, Omicron BA.5 dapat menyebabkan orang mengeluarkan keringat di malam hari.

Cara mengenalinya pun sangat mudah, karena mereka yang terpapar Omicron varian BA.5, umumnya menyebabkan tempat tidur menjadi basah akibat cucuran keringat.

Temuan ini dilaporkan oleh ahli lewat sebuah studi yang dilakukan oleh pakar imunologi dari Inggris.

Menurut studi itu, efek keringat di malam hari ini merupakan akibat bentroknya Omicron varian BA.5 dengan system kekebalan tubuh manusia.

Di luar dari keringat yang muncul di malam hari, Omicron varian BA.5 juga menyebabkan beberapa keluhan seperti bersin-bersin, pilek, demam, badan ngilu, batuk berkepanjangan, nyeri tenggorokan hingga gangguan pencernaan.

Agar terhindari dari paparan Omicron varian BA.5, CDC menganjurkan orang untuk tetap menggunakan masker kala di tempat umum, apalagi di dalam ruangan.

Penggunaan masker berkualitas seperti N95, KN95, dan KF94 juga dianjurkan untuk menghindari paparan yang tidak diinginkan.

Itu artinya, hanya saja karena Anda sudah menerima tiga dosis vakin COVID, bukan berarti Anda boleh dengan leluasa melepas masker kala beraktifitas di luar rumah Anda.

Penyebab Keringat Malam Hari selain karena COVID

Menurut pakar tidur Andrea Strand, mereka yang berkeringat di malam hari umumnya dikarenakan cuaca yang panas.

Namun keringat yang mengalir di malam hari, juga bisa menandakan keberadaan kondisi serius.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan