Renovasi TMII, Tito Karnavian Sebut Butuh Anggaran hingga Rp50 Miliar

  • Bagikan
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta para kepala daerah merenovasi anjungan daerahnya masing-masing di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta. Pesan tersebut disampaikan Mendagri saat meninjau area revitalisasi TMII bersama Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, Minggu (17/7).

“Saya sudah melakukan komunikasi dengan rekan-rekan gubernur, rekan-rekan gubenur prinsip setuju mendukung dan kemudian Kemendagri membentuk tim, tim yang saya buat, kemudian sudah turun langsung door to door ke setiap anjungan, dibuat klasifikasi, mana yang rusak ringan, sedang, berat dan ada yang belum memiliki anjungan,” kata Tito.

Tito juga memaparkan, ada 19 anjungan dengan kerusakan ringan, tapi struktur bangunannya masih bagus. Selain itu, ada pula anjungan yang mengalami kerusakan sedang. Bahkan, ada juga provinsi yang belum memiliki anjungan di TMII, seperti Kalimantan Utara (Kaltara).

“Kaltara itu sudah menjadi provinsi, tapi tidak punya anjungannya. Nah nanti kita koordinasikan untuk mendapatkan lahan supaya ada anjungan. Ada juga anjungan yang di lokasinya bersama, itu untuk provinsi baru saat itu, Bangka Belitung, Gorontalo, dan lain-lain. Kemudian dari situ kita juga melakukan komunikasi dengan para pengurus anjungan, berapa biaya yang diperlukan,” ujarnya.

Untuk dana renovasi, Tito menyebut total biaya yang dibutuhkan lebih kurang hampir Rp 45 hingga 50 miliar untuk seluruh provinsi. Pendanaan tersebut dapat menggunakan anggaran pemerintah daerah, baik yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) ataupun Corporate Social Responsibility (CSR) di daerahnya masing-masing.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan