Tito Karnavian Minta Pemerintah Daerah Pugar Anjungan TMII

  • Bagikan
ILUSTRASI. Maket hasil renovasi Taman Mini Indonesia Indah (TMII) menyambut pelaksanaan KTT G20. (istimewa)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Anjungan daerah di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta banyak yang mengalami kerusakan.

Kondisi itu membuat Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta agar anjungan tersebut segera dipugar atau direnovasi.

Permintaan tersebut disampaikan Mendagri Tito Karnavian kepada seluruh kepala daerah yang memiliki anjungan daerahnya.

"Saya sudah berkomunikasi dengan rekan-rekan gubernur, prinsipnya setuju mendukung dan kemudian Kementerian Dalam Negeri membentuk tim, kemudian sudah turun langsung pintu ke pintu ke setiap anjungan, dibuat klasifikasi, mana rusak ringan, sedang, berat, dan ada yang belum memiliki anjungan," katanya, Minggu, 17 Juli 2022.

Diungkapkannya ada 19 anjungan dengan kerusakan ringan, tapi struktur bangunannya masih bagus.

Tidak sedikit pula anjungan yang mengalami kerusakan sedang. Selain itu, Tito juga meminta agar provinsi yang belum memiliki anjungan di TMII, segera membangun, seperti Kalimantan Utara.

“Kalimantan Utara itu sudah menjadi provinsi, tapi tidak punya anjungannya. Nah nanti dikoordinasikan untuk mendapatkan lahan supaya ada anjungan. Ada juga anjungan yang di lokasinya bersama, itu untuk provinsi baru saat itu, Bangka Belitung, Gorontalo, dan lain-lain," ucap dia.

Untuk dana renovasi, dia menyebut total biaya yang dibutuhkan lebih kurang hampir Rp45-Rp50 miliar untuk seluruh provinsi.

Pendanaan itu dapat menggunakan anggaran pemerintah daerah, baik yang bersumber dari APBD ataupun CSR di daerahnya masing-masing.

“Khusus yang anjungan-anjungan ini kan Pemda, tanahnya juga dihibahkan kepada pemda, kemudian pengelolaannya juga oleh Pemda," kata dia.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan