Dituding Politisasi Pembangunan KA Sulsel oleh Wali Kota Makassar, Amanna Gappa Bilang Ini

  • Bagikan
Kepala Balai Pengelola Kereta Api Sulsel Amanna Gappa

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Kepala Balai Pengelola Kereta Api Sulawesi Selatan, Amanna Gappa menjadi sorotan usai Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto membeberkan sejumlah hal terkait pembangunan kereta api.

Menanggapi hal itu, Kepala Balai Pengelola Kereta Api Sulsel Amanna Gappa, ketika dikonfirmasi mengaku belum ingin memberikan keterangan.

Dia hanya meminta untuk mendatangi kantornya untuk wawancara langsung melalui jadwal dari Sekretaris Balai Pengelola Kereta Api Sulsel.

“Silakan kalau untuk wawancara bisa konfirmasi jadwal dengan Sekretaris biar dijadwalkan, terima kasih,” kata Amanna Gappa singkat, kepada Fajar.co.id, Senin, (18/7/2022).

Diketahui Amanna Gappa bersama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang diwakili oleh Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Provinsi Sulawesi Selatan, Iqbal S. Suhaeb dan Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUTR Sulsel Andi Yurnita mengahadiri RDP di Kantor DPRD Makassar pada 8 Juli 2022 lalu.

Dalam RDP itu, Kepala Balai Pengelola Kereta Api Sulawesi Selatan, Amanna Gappa mengatakan, adanya permintaan Pemerintah Kota Makassar untuk membangun rel kereta api elevated cukup menjadi masalah baru.

Menurutnya, untuk tahap saat ini, sebaiknya pemerintah kota fokus dalam pengadaan lahan.

“Nanti kalau memang ada uangnya silakan mau elevated atau at grade. Tapi paling tidak manfaatkan dulu ini secara optimal. Sebab kesempatan itu tidak datang dua kali, 2023 terakhir. 2024 kita sudah sibuk dengan kegiatan pemilu. Ini momentum terakhir,” tuturnya.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan