Refly Harun Sebut Kasus Penembakan Brigadir J Mudah Diungkap, Asal…

  • Bagikan
Refly Harun

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-- Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun merespons klaim Mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadiv Hubinter) Polri Irjen Napoleon Bonaparte, yang menyebut kasus penembakan Brigadir J di Rumah Dinas Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri Irjen Ferdy Sambo mudah diselesaikan.

Refly pun membahas itu dalam kanal YouTubenya. Ia mengawali dengan menyebut Irjen Napoleon orang jujur dalam mengkritik polri.

"Orang seperti Irjen Napoleon Bonaparte ini tentu orang yang nothing to lose kalau bicara tentang institusinya. Mau baik dibilang baik, mau buruk dibilang buruk, jelek dibilang jelek,"

Lalu setelahnya, Refly mengaku setuju dengan pendapat Irjen Napoleon. Karena, menurut Refly mudah mengungkap kasus ini, asal tidak ada yang 'menghalangi'.

"Karena dari sisi penyelidikan dan penyidikan harusnya mudah sekali untuk mengungkapkan kasus ini. Asal, tidak terhalang tembok apapun," ungkapnya.

Refly pun mengatakan, jika tidak ada tembok yang menghalangi, kasus kni akan mudah untuk diungkap. Tetapi, karena ada 'halangan', kapolri sampai harus membentuk tim dalam penanganan kasus polisi tembak polisi ini.

"Tetapi, dugaan saya karena temboknya tebal maka Kapolri memerlukan sebuah tim yang betul-betul bisa menembus tembok itu," pungkasnya.(wartaekonomi/fajar)

  • Bagikan