Budiman Sebut Islamofobia Tidak Ada, Cholil Nafis: Islamofobia Itu Ada, Nyata dan Diakui Dunia

  • Bagikan
Ketua MUI bidang Dakwah KH. Cholil Nafis

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Ketua MUI Pusat Bidang Dakwah dan Ukhuwah Kiai Cholil Nafis menyebut jika Islamofobia itu benar-benar nyara, bahkan telah diakui oleh Dunia.

Hal tersebut seakan membantah adanya tokoh yang menyebut jika Islamofobia tidak ada.

"Islamophobia itu ada, nyata dan diakui dunia," ucap Cholil dilansir fajar.co.id dari laman twitter pribadinya, Selasa (19/7/2022).

Hanya saja, lanjut Cholil jangan sampai Islamofobia jangan dibuat menakutkan.

Akan tetapi jika ditanya apakah Islamofobia itu ada atau tidak, ia menjawab ada dan itu kenyataannya.

"Cuma jangan dibuat menakutkan. Tapi kalau dibilang tidak ada Islamophobia itu berarti buta fakta dan mengingkari kenyataan," lanjutnya.

Lebih lanjut, kata Cholil, ini merupakan tantangan bagi umat muslim untuk menampilkan islam yang ramah.

"Tantangan bagi kita utk menampilkan Islam yg ramah dan kedamaian," pungkasnya.

Sebelumnya, Politikus PDIP, Budiman Sudjatmiko menilai, di Indonesia tidak ada Islamophobia. Budiman menyebut tidak masuk akal dan mengada-ada bahwa, Indonesia sebagai negara mayoritas Islam tetapi di dalamnya ada Islamophobia.

“Saya tidak percaya ada 1 masyarakat yang sebagian besar masyarakatnya mengidap phobia pada identitas mayoritas masyarakat tersebut. Misal: Islamphobia melanda mayoritas penduduk satu kota yang mayoritas penduduknya Muslim. Tidak masuk akal. Mengada-ada,” ujar Budiman melalui akun Twitter pribadinya, Senin 18 Juli 2022.

Dia mengatakan, jika mayoritas penduduk mengalami phobia, takut, ngeri dan jijik pada identitas mayoritasnya, maka suda lama masyarakat itu akan bubar, atau bahkan masyarakat itu tak pernah lahir.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan