Bawaslu Tolak Laporan Dugaan Pelanggaran Mendag Zulhas, Jubir Muda PAN: Ray Rangkuti CS Terbukti Pansos

  • Bagikan
Ketum PAN Zulkifli Hasan (kiri), Sekjen PAN Eddy Soeparno (kanan) dan Jubir Muda PAN, Dimas Prakoso Akbar (tengah)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menolak laporan terhadap Ketua Umum PAN sekaligus Mendag Zulkifli Hasan (Zulhas) terkait aksi bagi-bagi Minyakita sembari meminta agar anaknya, Futri Zulya Savitri, dipilih pada pemilu mendatang.

Juru Bicara Muda PAN, Dimas Prakoso Akbar menyebut penolakan itu bukti kegaduhan terkait Zulhas hanya pelintiran pihak tertentu.

"Laporan Tidak Diproses Bawaslu, Ray Rangkuti CS Terbukti Pansos. Memang paling enak pansos ke menteri yang baru," tulis Dimas dikutip Fajar.co.id di akun Twitter @dimasakbarz, Kamis (21/7/2022).

Dimas mengatakan pihaknya telah beberapa kali melakukan klarifikasi soal kejadian itu. Hanya saja, tak digubris oleh pelapor. Bahkan menggiring isu seolah ada pelanggaran kampanye.

"Sosok sekaliber Ray Rangkuti tidak mungkin tidak memahami persoalan pelanggaran kampanye. Tapi anehnya tetap ngotot melapor," ungkap Dimas Prakoso Akbar.

Tidak diprosesnya laporan Ray Rangkuti oleh Bawaslu RI dengan alasan tidak memenuhi syarat materiil. kata Dimas jelas mengindikasikan para pelapor hanya pansos atau panjat sosial.

Dia menyebut, saat ini belum memasuki masa kampanye. Pemberian bantuan ke masyarakat merupakan wujud partisipasi parpol di bidang sosial.

"Emang parpol yang bagi2 sembako cuma PAN ? Tudingan curi start kampanye juga aneh bila hanya dituduhkan ke PAN, parpol lain bahkan ada yang menyiarkan mars di televisi nasional diluar masa kampanye," jelas Dimas.

"Ada yg mengeksploitasi kartu sejahtera memakai foto pejabat dan warna identitas partai! Jelas dan gamblang. Kalo niatnya bukan pansos ke menteri baru seharusnya seluruh dugaan pelanggaran kampanye dilaporkan juga oleh Ray Rangkuti CS," sambungnya.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan