Gotabaya Rajapaksa Bisa Bernafas Lega, Singapura Beri Izin Tinggal 30 Hari

  • Bagikan
Mantan Presiden Sri Lanka, Gotabaya Rajapaksa. (AFP/ANDY BUCHANAN)

FAJAR.CO.ID, SINGAPURA-- Mantan presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa masih berada di Singapura. Gotabaya memasuki Singapura dengan status kunjungan pribadi.
Sempat diminta pergi setelah 15 hari, kini dia diberikan izin kunjungan jangka pendek (STVP) untuk tinggal lebih lama maksimal 30 hari.

Otoritas Imigrasi dan Pos Pemeriksaan (ICA) pada Rabu (20/7) memastikan hal itu. Menanggapi pertanyaan media, ICA mengatakan pengunjung dari Sri Lanka yang memasuki Singapura untuk kunjungan sosial umumnya akan diberikan STVP dengan durasi hingga 30 hari.

Mereka yang perlu memperpanjang masa tinggal di Singapura dapat mengajukan permohonan secara online untuk perpanjangan STVP mereka. Aplikasi akan dinilai berdasarkan kasus per kasus.

Gotabaya melarikan diri ke Singapura pekan lalu dan mengundurkan diri sebagai presiden menyusul protes selama berbulan-bulan atas krisis ekonomi terburuk Sri Lanka dalam sejarah. Ia diberikan izin kunjungan 14 hari ketika dia tiba pada 14 Juli.

Seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri mengatakan pada pekan lalu bahwa Gotbaya tidak meminta suaka dan dia juga tidak diberikan suaka.

Gotabaya juga sudah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai presiden Sri Lanka melalui email saat berada di Singapura.(jpc/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan