Luhut Pandjaitan Optimis Pendapatan per Kapita Bisa USD 10 Ribu, Bhima Yudhistira: Tugas Jangka Pendek saat Ini Bukan Mimpi

  • Bagikan
Pengamat Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira-- jawa pos

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan sebentar lagi Indonesia akan menjadi negara maju dalam satu dekade mendatang.

Pasalnya, Luhut optimistis pendapatan per kapita di Indonesia ada di kisaran USD 10 ribu.

Menurut Luhut, dalam delapan tahun terakhir, Indonesia telah mentransformasi ekonomi menjadi lebih efisien, lebih maju, dan tidak terlalu bergantung pada komoditas.

Lebih lanjut, peningkatan juga terjadi melalui hilirisasi industri, peningkatan efisiensi, digitalisasi, dan transformasi perdesaan.

Menanggapi hal itu, Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira menilai masih banyak tugas lain yang harus diselesaikan pemerintah. "Tugas jangka pendek saat ini bukan mimpi USD 10 ribu pendapatan per kapita," ujar Bhima saat dikonfirmasi JPNN.com, Senin (25/7).

Menurut dia, pemerintah cukup mengembalikan status Indonesia menjadi upper middle income country atau keadaan ketika sebuah negara berhasil mencapai ke tingkat pendapatan menengah.

"Selama pandemi Covid-19 telah terjadi penurunan tajam pertumbuhan ekonomi sehingga PDB per kapita menjadi 4.291 per USD, sementara untuk kembali ke pra pandemi tentu butuh kerja ekstra keras," ungkap Bhima.

Selanjutnya, Bhima mengingatkan pemerintah perlu formulasi strategi dari sisi menjaga inflasi, memperbaiki daya beli kelompok menengah dan miskin serta meningkatkan serapan kerja.

"Intinya masih banyak hal lain yang harus diperbaiki," tegasnya. (jpnn/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan