Doa-doa yang Wajib Dihapal Terutama Perempuan, Ada Doa Cepat Move on

  • Bagikan
Ilustrasi doa (Twitter @pemudahijrah08)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Dengan doa sesuatu yang menurut anggapan kita tidak mungkin dapat menjadi mungkin atas kehendak Allah SWT.

Sebagaimana firman Allah: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina“. (QS. Ghafir: 60)

Doa-doa berikut ini wajib kamu hapal dan diimani utamanya bagi perempuan muslim karena memberi manfaat bagi pemohon, atau yang menghindarkan dari bahaya, atau meminta hajat-hajat.

Sebagaimana dilansir dari utas akun Twitter @pemudahijrah08, Jumat (29/7/2022).

  1. Doa saat terlanjur mengghibah

Allahummaghfir lanaa wa lahuu. “Ya Allah, ampunilah kami dan dia (orang yg dighibahi)” (HR. Hakim)

  1. Doa ketika nyeri haid, sakit kepala, sakit perut, sakit gigi

Pegang bagian tubuh yang sakit lalu membaca. “Bismillah” (3x) “A’udzu billahi wa qudrotihi min syarri maa ajidu wa uhaadzir” (7x). (HR. Muslim)

  1. Doa ketika barang hilang agar kembali

“Allahumma ya jami‘an nasi li yaumin la raiba fihi, ijma’ baiia wa baina dlallati fi khairin wa ‘afiyah” (kitab Fathul Qadir)

InsyaaAllah segera dipertemukan

  1. Doa ketika bercermin mempercantik akhlak

“Allohumma kamaa hassanta kholqii fahassin khuluqii”. Ya Allah sebagaimana Engkau telah ciptakan aku dengan baik, maka perbaikilah akhlakku.

  1. Doa ketika melepas pakaian agar tak terlihat jin

“Bismillaahil ladzii laa Ilaaha Illaa hu”. Dengan nama Allah yang tiada Tuhan selainnya.

  1. Doa ketika malas salat

"Allahumma a'inni 'alaa dzikrika wa syukrika wa husni ibaadatika" (HR. Abu Daud)

  1. Doa move on dan sakit hati

“Allahumma ajirni fi mushibati wa akhlif li khairan minha“.

Ya Allah berilah aku pahala dalam musibah ini, dan gantikanlah bagiku dengan sesuatu yang lebih baik dari padanya

  1. Doa menghilangkan pikiran kotor dan hawa nafsu jelek

“Allahumma inni a’udzu bika min munkarotil akhlaaqi wal a’maali wal ahwaa” (HR. Tirmidzi)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan