Pelecehan Seksual di Bus Transjakarta, Korbannya Belum Teridentifikasi

  • Bagikan
Sejumlah penumpang menaiki bus listrik TransJakarta di Terminal Blok M, Jakarta, Jumat (5/11/2021). Uji coba bus listrik TransJakarta beroperasi lebih awal mulai pukul 05.00 hingga 21.30 WIB seiring pemberlakuan PPKM level 1 di wilayah DKI Jakarta. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menyatakan, hingga saat ini belum mengidentifikasi korban pelecehan seksual yang terjadi di bus Transjakarta Senin lalu (25/7).

Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Transjakarta Anang Rizkani Noor menyatakan hingga kini belum menemukan korban pelecehan seksual di bus Transjakarta tersebut. “Karena korban tidak meninggalkan identitasnya dan tidak melaporkan langsung kepada kami. Sehingga sampai saat ini kami masih dalam proses pelacakan,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (29/7).

Karena proses identifikasi korban masih belum menemukan titik terang, Anang mengaku belum dapat menindaklanjuti kasus tersebut. Hal itu dikarenakan pihaknya tidak mempunyai hak untuk melaporkan kejadian tersebut kepada pihak yang berwajib.

“Yang bisa kami lakukan adalah jika pelaku sudah tertangkap, menyerahkannya kepada pihak yang berwajib. Tentu pihak yang berwajib ingin laporan langsung dari korban kepada pihak yang berwajib,” ujarnya.

Namun begitu, ia mengaku tak bisa memaksa korban pelecehan seksual untuk melaporkan kejadian yang dialaminya. Ia menyadari bahwa psikologis korban juga menjadi alasan lain atas keengganan korban untuk melaporkan kasus yang menimpanya. “Saya kira dalam kultur kita beberapa orang mungkin masih merasa deserve untuk melaporkan terlalu jauh,” ungkap dia. (*)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan