Pertanyakan Kehebatan Bharada E Jago Tembak, Susno Duadji: Sakti Juga Ini Anak

  • Bagikan
Ajudan Irjen Ferdy Sambo Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E. Foto: Ricardo/JPNN

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Mantan Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Mabes Polri, Komjen Pol. (Purn) Susno Duadji mempertanyakan kehebatan Bharada E sebagai jago tembak dalam kematian Brigadir J atau Brigadir Josua. Jika benar semua tembakan Brigadir J meleset, Susno Duadji menilai Bharada E sosok manusia sakti.

Penilaian mantan Kabareskrim Mabes Polri itu mengacu kronologi yang menyebut Bharada E ditembak duluan tujuh kali oleh Brigadir J atau Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat. Akan tetapi, tembakan Brigadir J atau Brigadir Josua, semua meleset. Kronologi kejadian ini menurut keterangan yang dilansir polisi.

"Saya katakan tadi, sakti juga ini anak. Tujuh lawan lima (tembakan), ditembak duluan, dan yang lima ini tergores saja enggak. Jadi, sakti namanya kan?," kata Susno Duadji dikutip dari kanal Hersubeno Point, Minggu (31/7/2022).

Oleh karenanya, tim khusus yang dibentuk Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akan membuka secara terang benderang, apakah benar Bharada E itu memang jagoan menembak. "Apa jago tembak beneran, itu akan dibuka, karena tidak cukup hanya mengatakan saya jago tembak, bahkan saya pelatih. Ya, kalau di media itu bisa (ngomong) Dia pelatih dan jago tembak walaupun baru masuk polisi," ujar pria kelahiran Pagar Alam, Sumatera Selatan ini.

Susno Duadji menduga ujian yang dilakukan salah satunya dengan diberi senjata dan sejumlah peluru sejumlah itu. Kemudian, diperagakan posisi tembak-menembak sebenarnya.

"Ditanya berapa lama tembak-tembakan itu. oh sepuluh detik atau lima detik, habiskan semua peluru selama lima detik dengan menembak boneka atau patung yang tingginya mirip korban Brigadir J," kata Susno yang kini lebih memilih menjadi petani di tanah kelahirannya ini.

  • Bagikan