Penghuni Indekos Geger, Pensiunan Polisi Ditemukan Tak Bernyawa di Dalam Kamar

  • Bagikan
EVAKUASI: Petugas mengevakuasi jenazah Enteg menuju RSUP Sanglah. (ISTIMEWA)

FAJAR.CO.ID, BALI -- Penghuni sebuah indekos di Jalan Buana Raya, Gang Buana Putra Nomor 1, Padangsambian, Denpasar Barat, digegerkan oleh seorang lelaki bernama I Gusti Putu Enteg, 61. Pasalnya, pria yang diketahui sebagai pensiunan polisi itu ditemukan dalam keadaan tak bernyawa.

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi yang dikonfirmasi menerangkan peristiwa ini dilaporkan pada Senin (1/8), pukul 00.00. Awalnya, tetangga kos korban bernama Baqtiar, 37, hendak keluar kos menuju rumah kakaknya pada Minggu (31/7) pukul 11.00. Kala itu saksi melihat pintu kamar Nomor 1 yang ditempati korban dalam keadaan tertutup.

Namun ketika saksi kembali, pintu kamar Nomor 1 terbuka. Tampak dari luar, korban tertidur di kasur dengan kaki menjuntai menyentuh lantai. “Korban saat itu mengenakan jaket, helm, celana panjang, dan sepatu, saksi mengira korban tertidur,” tuturnya.

Kemudian pukul 23.00, Baqtiar kembali ingin keluar kos dan Enteg masih saja melihat dengan posisi yang sama. Alhasil hal ini membuat curiga. Dia memberi tahu penghuni kos lainnya untuk mencoba membangunkan korban. Para penghuni pintu kos lantas bersama-sama melihat dari dan menyinari dengan cahaya handphone.

Ternyata Enteg dalam keadaan terbujur kaku dan terlupakan sudah meninggal dunia. Temuan ini pun disampaikan kepada pemilik kos dan dilaporkan ke polisi. Tak lama, Tim Polresta Denpasar tiba di TKP. Hasil pemeriksaan aparat, tidak ditemukan kekerasan di tubuh pria asal Jalan Kusuma Bangsa III, Denpasar ini.

“Sehingga diduga penyebab meninggalnya karena sakit, untuk mengetahui penyebab pastinya perlu pemeriksaan lebih lanjut di Rumah Sakit,” tambahnya. Selain itu, ada cairan dalam kemaluannya. Ditemukan tas warna hitam berisi kunci sepeda motor, rokok gudang garam, spidol, kartu anggota Polri atas nama I Gusti Putu Enteg AKP, berbagai kartu ATM, serta Hp. Selanjutnya jenazah Enteg dievakuasi menuju RSUP Sanglah. (jpc)

  • Bagikan