Pengusaha Gandum Ternama Tewas Dihantam Rudal Rusia, Presiden Ukraina Sebut Kehilangan Besar

  • Bagikan
Rudal-rudal Rusia yang menghantam kota pelabuhan Mykolaiv di Ukraina selatan pada Minggu (31/7) telah menewaskan banyak korban. Salah satunya seorang taipan gandum. (Reuters)

FAJAR.CO.ID, KIEV-- Rudal-rudal Rusia yang menghantam kota pelabuhan Mykolaiv di Ukraina selatan pada Minggu (31/7) telah menewaskan banyak korban. Salah satunya seorang taipan gandum.

Oleksiy Vadatursky, pendiri dan pemilik perusahaan pertanian Nibulon, dan istrinya tewas di rumah mereka, kata Gubernur Mykolaiv Vitaliy Kim di Telegram.

Nibulon adalah produsen dan pengekspor gandum, barli dan jagung, dan mempunyai armada kapal sendiri. Perusahaan itu bermarkas di Mykolaiv, kota strategis yang berbatasan dengan Kherson, wilayah Ukraina yang sebagian besar dikuasai Rusia.

Sang pemilik merupakan salah satu orang terkaya di Ukraina dengan kekayaan bersih pada 2021 mencapai 430 juta dolar AS (Rp 6,38 triliun), menurut majalah Forbes.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyebut kematian Vadatursky sebagai “kehilangan besar bagi Ukraina”.

Dia menambahkan bahwa sang taipan telah membangun pasar biji-bijian modern yang dilengkapi jaringan terminal dan elevator transit barang.

“Orang-orang inilah, perusahaan-perusahaan inilah, tepatnya di Ukraina selatan, yang menjamin ketahanan pangan dunia,” kata Zelenskyy dalam pidato hariannya.

Dia mengatakan bahwa potensi sosial dan industri Ukraina.

“Ingat rakyat kami, kemampuan kami, jelas lebih hebat daripada rudal dan roket Rusia,” tegas Zelenskyy.

Tiga orang juga terluka dalam serangan di Mykolaiv itu, kata wali kota setempat Oleksandr Senkevych kepada stasiun TV Ukraina.

Dia menambahkan 12 rudal mengenai rumah-rumah dan fasilitas pendidikan.

Sebelumnya, dia menyebut peristiwa itu kemungkinan menjadi serangan terbesar terhadap kota tersebut selama perang di Ukraina yang telah berlangsung lima bulan.(jpc/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan