Wilayah Bogor Rawan Bencana, BPBD Diminta Buat Peta Mitigasi Bencana

  • Bagikan
Bencana di Kabupaten Bogor.

FAJAR.CO.ID, BOGOR -- DPRD Kabupaten Bogor mendorong Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, membuat peta mitigasi bencana mengingat seluruh wilayah Kabupaten Bogor termasuk rawan bencana.

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bogor, Daen Nuhdiana mengungkapkan, peta mitigasi bencana akan sangat berguna untuk mengklasifikasi jenis, hingga titik lokasi berpotensi bencana.

“Segera buat peta mitigasi bencana se-Kabupaten Bogor secara detil, karena BPBD Kabupaten Bogor sendiri belum punya sejauh ini,” kata Daen, Selasa (2/8).

Kata dia, dengan peta mitigasi bencana, peran desa tangguh bencana dapat berjalan lebih efektif.

Menurutnya, Pemkab Bogor tak terkendala dalam hal penganggaran untuk menyusun peta mitigasi bencana secara utuh di 432 desa/kelurahan dari 40 kecamatan.

“Kalau bicara penganggaran, anggaran kita selalu siap. Kalau bicara anggaran tidak siap, berarti kan tidak ada Silpa. Silpa tiap tahun masih ada, berarti kan harus menganggarkan yang prioritas,” kata politisi Hanura itu.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat ada sebanyak 1.283 kejadian bencana selama tahun 2021.

“Ada 1.283 bencana yang terjadi. Itu tersebar di 320 desa dan kelurahan yang ada di 40 kecamatan di Kabupaten Bogor,” ungkap Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bogor, Yani Hassan.

Menurutnya, dari total 1.283 bencana, tanah longsor menjadi kategori bencana alam yang paling banyak terjadi di Kabupaten Bogor sepanjang tahun lalu, yakni sebanyak 513 kejadian, disusul angin kencang sebanyak 449 bencana dan 112 bencana banjir.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan