Jubir Partai Garuda Sebut Jokowi Bisa Empat Periode, Gus Umar: Manusia Pansos, Supaya Followers Nambah dan Masuk Media

  • Bagikan
Umar Syadat Hasibuan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Juru Bicara Partai Garuda, Teddy Gusnaidi kembali menyinggung ihwal isu Presiden Joko Widodo tiga periode.

Menurutnya, hal itu bisa terwujud dan memiliki legalitas tanpa harus melakukan amandemen UUD 45 dan merevisi UU Pemilu.

“Keinginan agar Jokowi 3 periode sebenarnya bisa terwujud dan memiliki legalitas, tanpa harus melakukan amandemen UUD 45 dan merevisi UU Pemilu. Cukup Jokowi maju di Pemilu 2024 sebagai Cawapres, maka keinginan agar Jokowi 3 periode bisa terwujud,” tururnya, melalui akun twitternya, Rabu, (3/8).

Kedua, terkait wacana Prabowo-Jokowi di Pemilu 2024 menurutnya sama sekali tidak melanggar UUD 45, karena dalam UUD 45 menyebutkan Jabatan, bukan orang, yaitu Presiden dan Wakil Presiden dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama hanya untuk satu kali masa jabatan.

“Jokowi malah bisa lanjut menjadi 4 Periode, 2 Periode sebagai Presiden dan 2 Periode sebagai Wakil Presiden. Bedanya kalau sebelumnya sebagai pemegang kekuasaan pemerintahan, kalau lanjut maka beliau tugasnya membantu pemegang kekuasaan pemerintahan,” tambahnya.

Hanya saja kata dia, belum tentu Jokowi menginginkan hal tersebut.

“Tapi yang jelas ini bagian dari pendidikan politik, bahwa wacana 3 periode Jokowi yang selama ini diwacanakan, itu sebenarnya bisa terlaksana secara konstitusional. Terima kasih,” pungkasnya.

Menanggapi Hal itu, Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Gus Umar alias Muhammad Umar Syadat Hasibuan menyebut Wakil Ketua Umum Partai Garuda ini hanya pansos agar followersnnya bertambah dan masuk media.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan