Sering Mendengkur, Kapan Harus Lakukan Pemeriksaan ke Dokter?

  • Bagikan
TIDUR. Pixabay

FAJAR.CO.ID — Dokter THT, Yunian Gentilis Kusumasmara mengungkapkan, orang yang seringkali mendengkur perlu segera melakukan pemeriksaan.

Hal itu dilakukan ketika sudah mempengaruhi aktivitas sehari-hari.

“Contohnya mudah lelah dan ngantuk di siang hari, artinya kualitas tidur tidak baik dan bisa disebabkan oleh mendengkur. Apabila hal ini sudah terjadi, sebaiknya mencari pertolongan medis,” ucapnya, dikutip melalui channel YouTube Gue Sehat, Kamis, (4/8).

Menurutnya, mendengkur bisa dicegah apabila mendeteksinya dari dini dan mengetahui penyebabnya dari awal.

“Apabila penyebabnya dari hidung, misalnya ada kelainan pada hidung seperti kita mempunyai alergi pada hidung yang bisa menyebabkan mempet saat tidur, dengan mengobati alergi ini atau hidungnya serta merta ngoroknya akan hilang,” jelas dr. Yunian-sapaannya.

Kemudian, apabila pada anak-anak mengoroknya disebabkan karena amandel yang besar, dengan melakukan pengangkatan amandel, ngorok ini bisa dihilangkan.

“Kemudian apabila faktor risiko dari mendengkur ini adalah kelebihan berat badan pada pasien obesitas. Tentunya dengan mengubah pola hidup dan mengurangi berat badan. Itu mengurangi risiko mendengkur,” lanjutnya.

Lebih jauh kata dia, terapi mendengkur tergantung dari tingkat keparahannya. Biasanya sebelum terapi perlu dilakukan sleep test untuk menentukan derajatnya.

“Apabila kita sudah tahu derajat dan jenisnya apa, maka banyak modalitas terapi yang ditawarkan. Mulai dari perubahan pola hidup, kemudian penggunaan alat bantu napas saat tidur atau bisa sampai terapi operasi. Tergantung penyebabnya,” pungkasnya. (selfi/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan