Azzam Mujahid Soroti Anies Soal Rumah Sehat: Ganti Istilah Saja Hebohnya se Indonesia Raya

  • Bagikan
Founder Awak Media Indonesia (AMI) Group, Azzam Mujahid Izzulhaq

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan digempur kritikan publik usai mengubah nama seluruh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) menjadi Rumah Sehat untuk Jakarta.

Seperti yang dilontarkan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi yang menyebut kebijakan Anies Baswedan mengubah nama rumah sakit tidak penting bagi masyarakat dan hanya menebar sensasi yang tidak berfaedah.

"Harusnya Anies dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, buat terobosan program pembangunan atau pelayanan yang berdampak kepada masyarakat," ujar Prasetyo.

Ditengah gempuran kritik, Aktivis Kemanusiaan yang juga Founder Awak Media Indonesia (AMI) Group, Azzam Mujahid Izzulhaq, melalui unggahan twitternya @AzzaIzzulhaq, membela Gubernur DKI Jakarta.

"Mengganti istilah Rumah Sakit menjadi Rumah Sehat saja hebohnya se-Indonesia Raya. Padahal menurut saya pribadi, Sehat adalah visi sekaligus doa," ujar Azzam Mujahid.

Azzam kemudian membeberkan makna Rumah Sakit dari dua versi bahasa. Hospital dalam bahasa Inggris, bermakna nyaman. Mustasyfa dalam bahasa Arab bermakna tempat menuju sehat.

"Makna rumah sehat sejatinya bervisi menjadi tempat orang-orang yang sakit mendapatkan perawatan dan pengobatan dengan nyaman dan bertujuan menyehatkan," lanjutnya.

Azzam menambahkan, ini adalah hipnotic words. Bahkan 'himaristan' yang digunakan sejak abad ke-7 oleh Al Mansur pada Dinasti Abbasiyah diganti menjadi Darussifa pada abad ke-15 yang bermakna Pengobatan/Rumah Sehat.

"Tapi ya by the way, kadang banyak orang meributkan istilah ketimbang esensinya. Ya wes lah, mau tetap Rumah Sakit atau menjadi Rumah Sehat, yg penting mesti ada improvement dalam pelayanan kesehatan masyarakat," pungkasnya. (Muhsin/fajar)

  • Bagikan