Sempat Pesimis Soal Kasus Kematian Brigadir J, Tokoh NU Ini Sebut Kapolri Keren

  • Bagikan
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat memberikan keterangan pers di hadapan wartawan di Mabes Polri, Jakarta, (12/7). Kapolri buka suara terkait insiden baku tembak sesama polisi di rumah Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo. Sigit menjamin pengusutan kasus polisi tembak polisi akan dilakukan secara objektif, transparan dan akuntabel.FOTO:MIFTAHULHAYAT/JAWA POS

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-- Kepolisian Republik Indonesia (Polri) membentuk Tim Khusus (Timsus) mengusut kematian Brigadir J.

Kasus meninggalnya Brigadir J telah memasuki babak baru, dengan diperiksanya 25 porsenel Polri untuk mencari dalang pembunuhan Brigadir J.

Tokoh Nahdlatul Ulama (NU), Umar hasibuan yang dulunya pesimis, kini mulai tersenyum melihat kinerja Polri dalam menyelesaikan polemik kematian Brigadir J.

"Awalnya saya pesimis tp skrg ada harapan kasus kematian brigadir joshua ada titik terang," tulis Gus Umar, dikutip dari akun Twitter pribadinya @UmarHasibuan77, Jumat (5/8/2022).

Gus Umar juga berharap langkah Polri memeriksa 25 porsenelnya dilakukan dengan serius agar bisa membuat keluarga mendiang Brigadir J bernafas lega.

"Smoga keadilan berpihak kpd keluarga Brigadir J. Keren pak Kapolri," harapnya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal listyo sigit prabowo melakukan pemeriksaan terkait dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan 25 bawahanya.

Ia juga meyakinkan kepada masyarakat bahwa langkah yang dia ambil saat ini akan segera menemukan titik terang.

"Proses penanganan tindak pidana terkait dengan meninggalnya Brigadir Joshua kedepan akan berjalan dengan baik dan saya yakin Timsus akan bekerja keras," tutur Jendral Sigit dalam siaran pers, Kamis (4/8/2022) malam. (Multazim/Fajar)

  • Bagikan