Tragedi Olahan Tempe dan Ceker Ayam di Pagi Hari, Nyawa Kakak Beradik Tidak Tertolong

  • Bagikan
ilustrasi mayat. Foto : pixabay.

FAJAR.CO.ID, DEMAK - Nasib malang menimpa Kakak Beradik warga Dukuh Krajan Barat, Desa Weding, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak, Jawa Tengah.

Korban bernama Nunziah (24) dan Nurul Afiyah (20) dinyatakan meninggal dunia seusai mengonsumsi Olahan Tempe di pagi hari.

ugaan sementara, keduanya meninggal dunia lantaran mengalami keracunan.

"Kami sudah mengamankan sejumlah barang bukti sisa makanan atau minuman yang dikonsumsi oleh korban," kata Kapolres Demak AKBP Budi Adhy Buono kepada awak media, Jumat (5/8).

Pihaknya telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan dan penyelidikan, termasuk meminta keterangan dari sejumlah saksi.

AKBP Budi menyampaikan peristiwa nahas itu bermula saat ibu korban bernama Asfuriyah (44) membeli sepotong tempe dan Ceker Ayam dari sebuah warung tak jauh dari rumahnya sekitar pukul 05.30 WIB.

Pada pukul 07.00 WIB, sepotong olahan kedelai itu dimasak menjadi menu tempe bacem. Sejam kemudian, satu keluarga menyantap menu sarapan tersebut.

"Sekitar pukul 09.00 WIB, kedua korban mengalami muntah-muntah lalu dibawa ke RSUD Sunan Kalijaga Demak," ujarnya.

Setibanya di rumah sakit, korban Nunziah dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 11.30 WIB. Selang empat jam kemudian, korban Nurul Afiyah menyusul menghembuskan nafas terakhir.

"Sudah dilakukan pengambilan sampel darah korban dan kedua orang tuanya," tuturnya.

Kini, sampel darah dan barang bukti lainnya telah dikirimkan ke Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Tengah. "Sisa makanan dan minuman serta pakaian yang terkena muntahan korban sudah kami kirim ke Labfor Polda Jateng," ujarnya. (jpnn/fajar)

  • Bagikan