Bharada E akan Ajukan Jadi Justice Collaborator ke LPSK, Ahmad Taufan Damanik: Saya Sudah Sampaikan pada Pak Hasto

  • Bagikan
Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Kuasa Hukum Bharada E rencananya hari ini mengajukan permohonan menjadi justice collaborator ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Menanggapi rencana Bharada E, Komnas HAM memberi dukungan agar hal tersebut segera dilakukan.

Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik menyambut baik jika Bharada E mengajukan diri menjadi justice collaborator.

Bahkan dikatakannya pihaknya telah mengusulkan sejak awal kasus kematian Brigadir J di Rumah Dinas mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo.

"Bagus, dari awal kita sudah usulkan itu," katanya kepada wartawan di Kantor Komnas HAM di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin, 8 Agustus 2022.

Bahkan diakuinya, dirinya telah menyampaikan ke Ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo.

"Saya bahkan sudah sampaikan pada Pak Hasto (Ketua LPSK) sendiri sebagai kolega sesama lembaga negara, kasih dong dia justice collaborator," ungkapnya.

Dinilainya, langkah Bharada E menjadi justice collaborator agar bisa mengungkap kasus kematian secara terang benderang yang selama ini terkesan ditutup-tutupi.

Terlebih, lanjut dia, Bharada E dalam beberapa waktu selalu meminta perlindungan kepada LPSK akibat adanya ancaman kepada dirinya.

"Tapi kan ada syarat, dia kan tersangka, syarat mendapat perlindungan saksi dari LPSK, kalau dia mau jadi justice collaborator, ya sekarang dia mau, alhamdulillah, bagus. Biar dia ceritakan yang sesungguhnya," tuturnya.

Sebelumnya, Tim kuasa hukum tersangka Bharada Richard Eliezer atau Bharada E akan mendatangi Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) pada Senin, 8 Agustus 2022. Mereka mengajukan justice collaborator atas kasus tewasnya Brigadir J.

  • Bagikan