Bupati Mamberamo Tengah Nonaktif Melarikan Diri ke Papua Nugini

  • Bagikan
ILUSTRASI. KPK

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap Bupati Mamberamo Tengah nonaktif Ricky Ham Pagawak melarikan diri ke Papua Nugini melalui jalur darat.

Informasi itu terungkap dari KPK setelah memeriksa pihak yang membantu pelarian tersangka dugaan suap dan gratifikasi proyek di Kabupaten Mamberamo Tengah itu ke luar negeri.

"Yang ke Papua (Papua Nugini) itu lewat darat. Mengapa kita tahu? Yang membantu lewat darat itu sudah diperiksa," kata Ketua KPK Firli Bahuri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin, 8 Agustus 2022.

Lebih lanjut, Firli menambahkan, Ricky Ham Pagawak melarikan diri dengan membawa tiga buah tas. Namun ia tak bisa memastikan isi tas tersebut.

Kalau yang dibawa memang betul ada tas tiga. Tapi kalau isinya kita belum liat, karena belum tertangkap," ucap Firli.

Saat ini, KPK belum mengumumkan secara resmi tentang status tersangka Ricky Ham Pagawak.

KPK memasukkan Ricky Ham Pagawak ke dalam daftar pencarian orang (DPO) sejak 15 Juli 2022. Tersangka Ricky Ham Pagawak melarikan diri ke Papua Nugini ketika hendak dijemput paksa oleh tim penyidik ​​KPK.

KPK telah mengirimkan surat kepada National Central Bureau (NCB) Interpol Indonesia tanggal penerbitan red notice untuk tersangka Ricky Ham Pagawak.

KPK memastikan akan terus mencari keberadaan Ricky Ham Pagawak, dan segera mengungkap dugaan korupsi di Mamberamo Tengah itu. (fin)

  • Bagikan