Dipukuli, Dibredel hingga Dikriminalisasi Karena Berita, LPM Lintas Terima Penghargaan AJI Awards

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-- Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Lintas Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon mendapat penghargaan dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia sebagai pers mahasiswa yang memperjuangkan kebenaran dalam aktivitas jurnalistik.

Pemberian penghargaan berlangsung dalam perayaan ulang tahun ke-28 AJI Indonesia.

"Dewan juri menilai, upaya LPM Lintas menyuarakan kebenaran dalam aktivitas jurnalistik layak diapresiasi," kata Erick Tanjung, salah anggota dewan juri penghargaan pers mahasiswa, melalui Zoom, pada Minggu 7 Agustus 2022.

Penghargaan itu diberikan khusus kepada pers mahasiswa yang mengalami berbagai tekanan karena aktivitas jurnalistik. Tekanan dan intimidasi kepada awak Lintas berawal dari pemberitaan kasus kekerasan seksual yangditerbitkan dalam majalah Lintas edisi "IAIN Ambon Rawan Pelecehan".

Majalah ini beredar pada Senin, 14 Maret lalu. Hasil investigasi tim redaksi dalam majalah Lintas menuat dugaan 32 kasus kekerasan seksual dari tahun 2015-2021. 25 korban perempuan dan 7 laki-laki. Sementara terduga pelaku berjumlah 14 orang yang terdiri dari pegawai, dosen, mahasiswa, dan alumnus.

Liputan khusus itu berujung pada pembredelan Lintas, pemukulan dua awak redaksi, pengrusakan sekretariat, pelaporan ke Polda Maluku dengan tuduhan pencemaran nama baik, serta pemberhentian aktivitas pengurusan akhir studi anggota Lintas. Selain itu, pihak kampus menarik semua peralatan kerja Lintas di sekretariat.

Setelah dibekukan pada Kamis, 17 Maret lalu, Lintas menempuh jalur hukum dengan menggugat otoritas kampus ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Ambon.

  • Bagikan