Komnas HAM Minta CCTV dan WA Grup Ajudan Ferdy Sambo Dibuka

  • Bagikan
Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik menilai dengan adanya konstruksi dan tersangka baru dalam kasus kematian Brigadir J, ia minta CCTV dan data alat komunikasi seperti WA Group para ajudan Irjen Sambo dibuka. Hal itu, beber dia, agar membuat terang kasus tersebut.

Kepada awak media, Senin (8/8/2022), Ahmad Taufan Damanik menjelaskan, dalam kasus kematian Brigadir J itu, sudah ditetapkan Bharada E dan Brigadir RR sebagai tersangka.

Pada konstruksi yang dibangun di awal, sesuai pengakuan Bharada E, itu terjadi tembak menembak. Kendati demikian, beber dia, pihaknya tidak langsung percaya terhadap pernyataan mereka yang sebelumnya diperiksa.

Apalagi, kalau keterangan orang demi orang itu masih sumir, sehingga ia bersikeras soal CCTV dan alat komunikasi untuk dibuka agar membuat terang kasus tersebut. (eds)

  • Bagikan