Ngeles Usai Emyu Kalah, Mahfud MD: MU Menang Kok, CCTV Merekam Tidak Rusak Disambar Petir

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-- Menko Polhukam RI, Mahfud MD akhir-akhir ini terlihat mesra dengan Said Didu di twitter. Saling balas membalas tweet. Terbaru, Said Didu menyinggung Mahfud MD karena Manchester United (MU) kalah lawan Brighton, Senin (08/08/2022) dini hari.

Menanggapi tweet Said Didu, Mahfud mengalihkan MU yang didukungnya adalah Madura United. Bukan Manchaster United.

Tak sampai di situ, lulusan Universitas Islam Indonesia itu menyindir soal rekaman CCTV yang sempat heboh saat penanganan kasus kematian Brigadir J.

"Pak @msaid_didu memang sering halu. Masak, MU jelas menggilas lawan spt.ini dibilang kalah. MU menang kok. CCTV yg merekam siapa saja penontonnya jg ada, tdk rusak, tdk hilang, dan tdk disambar petir. Di CCTV terekam jg Pak Said Didu diam2 nonton," tulis @mohmahfudmd.

Cuitan Mahfud ini langsung dibalas @msaid_didu. Mahfud MD menjelaskan CCTV lain, kata Said Didu.

"Hahaha CCTV yg rusak dan disambar petir yf di Old Traffors, Prof @mohmahfudmd menjelaskan CCTV lain. Skrg ketahuan, CCTV Old Trfafford ternyata dirusak oleh wasit-wasit melanggar etika. Demi keselamatan bola ke depan, wait tsb sebaiknya kena sanksi berat," balas Said Didu.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya Mahfud MD menegaskan pencopot CCTV di rumah Irjen Pol Ferdy Sambo bisa dikenakan dua sanksi tegas.

"Dua sanksi tegas yang diberikan kepada polisi pencopot CCTV di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo adalah pemecatan dan hukuman penjara," terang Mahfud.

Pencopotan CCTV di rumah dinas Ferdy Sambo dalam kasus kematian Brigadir J sebagai bentuk obstraction of justice atau menghalangi proses hukum, menurut Mahfud.(Muhsin/fajar)

  • Bagikan