Temukan Kasus Cacar Monyet Tanpa Gejala, Ahli Sebut Mengkhawatirkan!

  • Bagikan
Ilustrasi wabah cacar monyet. (Brian W.J. Mahy/CDC/Reuters/Antara)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Sejumlah negara menemukan kasus cacar monyet tanpa gejala. Artinya, jika gejala umumnya ditandai dengan ruam atau bintil-bintil pada tubuh disertai demam, seseorang tanpa gejala artinya tak merasakan gejala apapun.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan gejala yang paling umum untuk infeksi monkeypox termasuk demam, sakit kepala hebat, pembengkakan kelenjar getah bening, sakit punggung, mialgia, lemas dan ruam. Cacar monyet biasanya merupakan penyakit yang sembuh sendiri dengan gejala yang berlangsung dari 2 hingga 4 minggu.

Sejumlah pasien yang terinfeksi monkeypox juga mengeluhkan gejala seperti nyeri rektum dan edema penis (pembengkakan penis yang tidak nyeri dan tidak nyeri). British Medical Journal bulan lalu menunjukkan meskipun virus telah dikenal sejak tahun 1958 (kasus pertama pada manusia muncul ke permukaan pada tahun 1970), beberapa pengamatan menunjukkan gejala baru yakni nyeri dubur dan penis.

Kasus Tanpa Gejala

Sejumlah penelitian yang ditemukan dalam medRxiv melaporkan bahwa seseorang bisa tertular monkeypox tanpa gejala. Sebuah studi baru-baru ini menemukan bahwa 3 pria dinyatakan positif cacar monyet tanpa menunjukkan gejala apa pun.

’’Ketiga pria itu menyangkal memiliki gejala pada minggu-minggu sebelum dan sesudah sampel diambil. Tak satu pun dari mereka melaporkan paparan kasus monkeypox yang didiagnosis, juga tidak ada kontak mereka yang mengembangkan gejala klinis monkeypox,” kata penelitian tersebut.

Konsultan Penyakit Menular, Rumah Sakit Yashoda Hyderabad, India, dr Monalisa Sahu, mengatakan kepada Times of India, pasien-pasien ini dapat memiliki presentasi atipikal karena tidak ada ruam dan tidak ada gejala prodromal. Pasien-pasien ini mengalami tanpa gejala selama masa inkubasi yaitu 5–21 hari.

  • Bagikan