Dokter Dina Bahas Kelamin Bengkok Saat Berdiri, Apakah Susah Punya Keturunan Atau Lebih Dahsyat di Ranjang?

  • Bagikan
Pakar Estetik dan Anti-Aging, Dokter Dina Oktaviani M. Biomed (foto: Instagram @dr.dinasyah88)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Dok kalau punya kita nggak lurus apa susah punya keturunan? Umumnya, pria yang mengalami penis melengkung atau bengkok khawatir akan merasa nyeri saat ereksi sehingga akan mengganggu hubungan seks dengan pasangan.

Dokter Dina Oktaviani M. Biomed (AAM) menyatakan, pertanyaan demikian kerap bergelayut di pikiran pria yang mengalaminya. Olehnya itu, dia menjelaskan melalui video pendek di laman Instagramnya, @dr.dinasyah88.

"Bengkok ke atas, bawah, kanan, atau bengkok ke kiri bestie?" tanya dia balik, dikutip pada Selasa (9/8/2022).

Pakar Estetik dan Anti-Aging yang kerap berbagi tips dan edukasi seks ini mengatakan, semua tergantung dari keluhan yang dirasakan dan harus dicek beberapa hal dulu.

Misalnya apakah mengganggu dalam berhubungan atau ketika penetrasi.

Lalu apakah mengganggu posisi saat ereksi dan tidak bisa berdiri tegak.

Kemudian apakah mengganggu semburan (ejakulasi)?

"Kalau ternyata nggak ada keluhan yang berarti mengganggu fungsi seksual kemungkinan besar bisa punya keturunan," katanya.

Penis melengkung atau bengkok saat ereksi adalah hal yang normal selama lengkungannya tidak disertai rasa nyeri, sakit, atau bengkak.

Penyebabnya ada beberapa faktor, salah satunya disebabkan oleh sifat alami dari tubuh manusia yang memang tidak simetris. Penis yang bengkok biasanya tidak memerlukan perawatan.

"Selama nggak ada keluhan sakit, nggak ada bengkak, luka, dan keluhaj lainnya berarti bengkoknya normal ya," ungkap Dokter Dina.

Namun, jika Anda memiliki penis yang sangat bengkok dan menimbulkan rasa sakit atau menganggu saat berhubungan seks, segera periksakan diri ke dokter. (dra/fajar)

  • Bagikan