Irjen Ferdy Sambo Lakukan Penembakan Berkali-kali, Kapolri: Saya Ulangi, Tidak Ada Fakta Tembak-menembak

  • Bagikan
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyampaikan keterangan pers terkait penyidikan kasus penembakan Brigadir J di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (4/8/2022). Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyatakan melalui Tim Inspektorat Khusus (Irsus) telah melakukan pemeriksaan terhadap 25 personel polri terkait dugaan pelanggaran kode etik dalam perkara penembakan Brigadir J di rumah dinas Kadiv Propam nonaktif Irjen Pol Ferdy Sambo. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Usai Ferdy Sambo tersangka pembunuhan Brigadir Joshua, borok-borok kronologis baku tembak di Duren Tiga akhirnya terbongkar.

Ferdy Sambo tersangka pembunuhan Brigadir Joshua disampaikan langsung Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.

Dalam penetapan Ferdy Sambo tersangka pembunuhan Brigadir Joshua, terungkap bahwa tidak ada baku tembak dalam peristiwa Jumat berdarah itu.

“Tidak ditemukan. Saya ulangi, tidak ada fakta tembak-menembak,” ungkap Listyo dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Selasa (9/8/2022).

Listyo mengungkap bahwa fakta yang terjadi adalah penembakan terhadap Brigadir Joshua.

Fakta lain adalah Ferdy Sambo memerintahkan Bharada Eliezer menembak Brigadir Joshua.

“Penembakan (terhadap Brigadir Joshua, red) yang dilakukan oleh saudara RR (Bharada Eliezer) atas perintah FS (Ferdy Sambo,” bebernya.

Setelah itu, Ferdy Sambo mengambil senjata api milik Brigadir Joshua.

“Saudara FS melakukan penembakan dengan senjata J (Brigadir Joshua) ke dinding berkali-kali. Biar seolah-olah ada baku tembak,” ungkapnya.

Untuk diketahui, Kombes Budhi Herdi Susianto, yang saat itu menjabat Kapolres Metro Jakarta Selatan menyebut Brigadir Joshua tewas setelah baku tembak dengan Bharada Eliezer.

Budhi menyebut, baku tembak dipicu pelecehan seksual yang dilakukan Brigadir Joshua terhadap istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

Dalam keteranganya, Budih menyebut, Brigadir Joshua menembak tujuh kali tapi tak satupun yang mengenai.

Sedangkan Bharada Eliezer menembak lima kali dan semuanya tepat sasaran.

  • Bagikan