Kasus Ferdy Sambo Mau Dikait-kaitkan dengan KM 50, Denny Siregar: Gak Laku Bosss!

  • Bagikan
Denny Siregar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Pegiat media sosial Denny Siregar memberikan komentar terkait kasus meninggalnya Brigadir J.

Sejumlah pengamat menduga ada kaitannya meninggalnya Brigadir J dengan kasus meninggalnya Laskar FPI di KM 50 tol Cikapek.

Denny pun menyebut jika pengiringan itu tersebut tidak memiliki dasar.

"Kasus Ferdy Sambo mau dikait-kaitkan ke KM 50. Gak lakuuuu, bosss," ucap Denny dilansir dari twitter pribadinya, Selasa (9/8/2022).

Sebelumnya, Pakar Hukum Tata Negara Rafli Harun pun mempunyai dugaan bahwa kasus penembakan Brigadir J ini ada kemiripan dengan kasus KM 50 Tol Cikapek.

Menurutnya, saat itu kasus pertama yang diangkat justru perlawanan para Laskar FPI terhadap petugas dan kepemilikan senjata api.

”Kasus pembunuhannya di-delay lama, akhirnya bebas semua. Lalu, keenam Laskar FPI itu malah dijadikan tersangka dan dihentikan karena tersangka sudah meninggal dunia,” jelas Refli Harun dalam kanal Youtube miliknya.

Refly Harun mengungkapkan bahwa sejak awal ahli intelijen sudah menyampaikan adanya aroma rekayasa dalam kasus penembakan Brigadir J. Hal itu terlihat dari kasus yang berawal soal pembunuhan, namun tiba-tiba meluas menjadi kasus pelecehan seksual.

Herannya lagi, kasus pelecehan itu terus diumbar, padahal belum ada tersangka yang ditetapkan dalam kasus penembakan Brigadir J.

”Ini aneh, yang ditingkatkan ke penyidikan justru laporan pelecehan seksual, padahal fakta yang jelas terlihat adalah kasus pembunuhan. Kemungkinan tujuannya agar tersangka atau calon tersangkanya sudah meninggal dunia sehingga sesuai kitab UU Hukum Acara Pidana, kasus bisa dihentikan,” katanya.

  • Bagikan