Keseringan Onani? Dokter Boyke Sarankan Pemeriksaan Ketika Terjadi Hal Ini

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID — Seksolog dr. Boyke Dian Nugraha, SpOG, MARS mengungkapkan bahaya keseringan onani atau masturbasi.

Dokter Boyke-sapaannya membeberkan normalnya seseorang melakukan onani atau masturbasi.

Menurutnya pada remaja, sekali dalam tiga hari melakukan onani termasuk hal yang wajar-wajar saja.

“Kalau pada remaja kita ikuti saja dari siklus pembentukan sperma sampai sperma itu dikeluarkan. Biasanya memerlukan dari sperma muda diproduksi sampai matang yang dikeluarkan ataukah melalui mimpi basah atau kah onani itu sekitar lima hari. Jadi pada remaja sekali tiga hari itu merupakan hal yang wajar,” ucapnya dikutip melalui channel YouTube-nya, Senin, (8/8/2022).

Di sisi lain khusus untuk perempuan remaja ia mengingatkan agar berhati-hati dalam bermasturbasi. Pasalnya kata dia, itu bisa membuat selaput darah robek jika tangan dimasukkan.

“Untuk remaja wanita kalau anda cuman menggesekkan saja, guling, atau pakai tangan. Tapi kalau tangan sampai masuk, ingat anda punya selaput darah bisa robek akibat onani, tangan dimasukkan,” ujarnya.

Normalnya kata Dokter Boyke, seminggu dua kali melakukan masturbasi hal yang masih wajar.

Namun, jika ada yang lebih dari itu, misalnya 4-5 kali seminggu atau bahkan setiap hari maka ia menyarankan agar segera melakukan pemeriksaan.

“Kalau sudah begitu, harus mendapatkan bantuan dari dokter atau psikologi,” sebutnya.

Pasalnya, hal itu sudah masuk pada fase kecanduan yang bisa berakibat pada pernikahan di masa yang akan datang.

“Ketika di masa yang akan datang mereka akan kecanduan. Efeknya kalau nanti menikah, mereka lebih menyukai onani dibandingkan dengan istrinya," tandasnya. (selfi/fajar)

  • Bagikan