LPM Lintas Dapat Penghargaan AJI Awards, IAIN Ambon: Tidak Layak dan Tidak Pantas

  • Bagikan
Kampus IAIN Ambon

FAJAR.CO.ID, AMBON-- Insitut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon melalui Wakil Rektor (Warek) III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Faqih Seknun menanggapi pemberian penghargaan dari AJI Indonesia pada Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Lintas dalam ajang AJI Awards.

“Penghargaan itu tidak pantas dan tidak layak,” cetus Faqih saat dihubungi Fajar melalui WhatsApp, Senin (8/8/2022).

Faqih bilang, penghargaan itu tidak layak karena saat ini LPM Lintas sudah tidak legal. Lagipula kata Faqih, pengurus LPM baru dan resmi di IAIN Ambon sudah ada.

“Apa yang mereka lakukan itu tidak ada kaitan dengan lembaga kampus. Ketika mereka bawa nama kampus (IAIN Ambon) untuk kegiatan, kami anggap inkonstitusional.”

“Alasan dan status mereka (LPM Lintas) saat ini masih dalam keadaan proses hukum. Jadi penghargaan itu tidak bisa dipakai dan dianggap ilegal,” lanjut Faqih.

Dengan alasan yang dipaparkan Faqih, menurutnya sudah selayaknya AJI Indonesia mencabut penghargaan yang diberikan pada LPM Lintas.

Namun begitu, hingga saat ini (9/8) Faqih mengaku institusinya belum ada rencana menyampaikan pernyataan resmi kepada AJI Indonesia agar mencabut penghargaan yang diberikan.

Diketahui sebelumnya, LPM Lintas mendapatkan penghargaan dari AJI Indonesia dalam ajang AJI Awards kategori Pers Mahasiswa, Minggu (7/8/2022).

Penghargaan itu diberikan khusus kepada pers mahasiswa yang mengalami berbagai tekanan karena aktivitas jurnalistik.

Tekanan dan intimidasi kepada awak Lintas berawal dari pemberitaan kasus kekerasan seksual yang diterbitkan dalam majalah Lintas bertahuk “IAIN Ambon Rawan Pelecehan” pada 4 Maret lalu.

  • Bagikan