Dahlan Iskan Bandingkan Nyonya Sambo dengan Istri Roy Marten

  • Bagikan
Istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Tewasnya Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J di Duren Tiga, tepatnya di rumah dinas atasannya benar-benar menyedot perhatian publik seantero negeri.

Bagaimana tidak, skenario yang diotaki Mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo baru terbongkar setelah lebih dari satu bulan sejak peristiwa terjadi.

Jika ditelisik ke belakang, kasus diawali dengan kabar adanya baku tembak antara sesama anggota polisi di rumah dinas Perwira Tinggi (Pati) Polri di Duren Tiga, Jakarta Selatan. Peristiwa ini melibatkan Brigadir J dan Barada E. Keduanya adalah ajudan Irjen Pol Ferdy Sambo.

Namun, kabar tersebut akhirnya terbantahkan. Dan disimpulkan jika tidak ada baku tembak, melainkan Ferdy Sambo menyuruh Bharada E menembak Brigadir J.

Pengungkapan kasus pun tak lepas dari kendala. Salah satunya karena CCTV di rumah dinas Sambo yang sengaja dirusak.

Selain itu, keluarga Brigadir J mengungkap sejumlah kejanggalan atas wafatnya anggota polisi tersebut. Brigadir J disebut mengalami banyak luka lebam, sayatan hingga jari putus. Sehingga tidak klop dengan cerita baku tembak yang diumumkan di awal.

Jurnalis senior, Dahlan Iskan memandang kasus ini tak terlepas dari istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi. Menurutnya kasus ini memang telat meledak. Baru di hari ketiga diungkapkan. Itu pun dengan cara yang datar.

Ledakan pertama rating justru baru terjadi di hari ke 7. Yakni ketika pengacara Brigadir J mulai angkat bicara keras. Ledakannya telat 7 hari. Maka redanya juga lebih lambat dari perkara besar yang lain.

  • Bagikan