Drama Ferdy Sambo Terbongkar, Ingat Pesan Habib Rizieq Soal Darurat Kebohongan?

  • Bagikan
Habib Rizieq Shihab

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Skenario Mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo akhirnya terbongkar. Ia resmi berstatus tersangka diduga sebagai otak pembunuhan Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto menyebut, jika Ferdy Sambo yang memerintahkan pembunuhan kepada Brigadir J. Dia juga yang menyusun cerita jika Brigadir J tewas akibat baku tembak dengan Bharada E.

Pernyataan tersebut sontak membantah seluruh skenario kotor Sambo. Termasuk yang katanya ia tidak berada di tempat kejadian saat peristiwa penembakan Brigadir J di rumah dinasnya, Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan karena sedang melakukan tes PCR.

"Jadi waktu kejadian penembakan tersebut Pak Sambo, Pak Kadiv, tidak ada di rumah tersebut. Nanti kita tanya (dalam rangka apa beliau menjalani tes PCR). Yang jelas beliau tidak ada di rumah," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan, Senin (11/7/2022) lalu.

Masih menurut Ramadhan, Ferdy Sambo baru mengetahui insiden tembak menembak yang menewaskan Brigadir J setelah dirinya ditelepon sang istri.

Drama kebohongan ini mengingatkan kembali dengan seruan Muhammad Rizieq Shihab soal negeri ini sedang berada dalam darurat kebohongan.

Seperti celotehan Mustofa Nahrawardaya di Twitter saat ia mengomentari salah satu artikel portal berita tentang tidak adanya peristiwa tembak menembak di kediaman Ferdy Sambo.

"DARURAT KEBOHONGAN," tegasnya.

Sebagaimana yang disampaikan Habib Rizieq dalam konferensi pers di Petamburan, Jakarta, Rabu (20/7/2022) lalu bahwa di negeri ini di mana-mana telah terjadi kerusakan, di mana-mana ada kemungkaran, kebohongan sudah membudaya dan negeri kita lagi darurat kebohongan

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan