Preview Madrid vs Eintracht: Ingat Tragedi Camp Nou

  • Bagikan
Latihan Real Madrid/Situs Real Madrid

FAJAR.CO.ID, HELSINKI—Real Madrid akan ditantang Eintracht Frankfurt di Piala Super Eropa, dini hari nanti. Ini harusnya laga mudah meski Madrid harus tetap menghormati wakil Jerman tersebut.

Dengan skuat terkini, Madrid jelas memang akan menjadi favorit di Stadion Olimpiade, Helsinki. Bahkan, tanpa menafikan status Eintracht  sebagai juara Liga Europa tersebut, pertandingan ini mestinya tidak sulit bagi Los Blancos.

Apalagi, selain kemewahan skuat, Real yang musim panas ini mendatangkan Antonio Rudiger dan gelandang bertahan Aurelien Tchouameni juga punya sejarah prestasi luar biasa. Sejauh ini, Madrid sudah meraih empat gelar Piala Super Eropa. Satu trofi lagi akan menempatkan mereka sejajar dengan Barcelona dan AC Milan.

Los Blancos juga punya rekor bagus melawan tim Jerman. Mereka tidak terkalahkan dalam sebelas pertandingan terakhir melawan klub Bundesliga. Kekalahan terakhir mereka alami saat ditekuk VfL Wolfsburg dengan skor 0-2 musim 2015/2016 silam.

Duel terakhir dengan klub Bundesliga dilakoni Madrid pada musim 2020/2021 di fase grup Liga Champions. Saat itu, mereka menang 2-0 melawan Borussia Mönchengladbach.

Bicara persiapan, Madrid jelas juga lebih baik. Pada pertandingan terakhirnya, Madrid mengalahkan raksasa Serie A Italia, Juventus dengan skor 2-0 di Amerika Serikat.

Sebaliknya, Eintracht baru saja menelan salah satu kekalahan paling memalukan dalam sejarah mereka. Menghadapi Bayern Munchen di pembukaan Bundesliga, mereka dihajar dengan skor 6-1 di kandang sendiri.

Namun, Madrid benar-benar tidak bisa meremehkan Eintracht apalagi berpikir trofi sudah menjadi milik mereka. Seperti diketahui, klub dari Kota Frankfurt itu tidak terkalahkan di Liga Europa musim lalu.

Sukses mereka mempermalukan Barcelona di babak delapan besar bisa menjadi warning bagi Madrid. Jika terlalu percaya diri, Eintracht yang melakoni debut di Piala Super Eropa bisa saja mempermalukan mereka.

Makanya, Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti tetap menunjukkan respek tinggi. Bagi Ancelotti, sang lawan memiliki serangan balik yang berbahaya dan bisa menyebabkan masalah bagi anak asuhnya.

“Tahun lalu Eintracht mencapai sesuatu yang istimewa karena mereka tidak termasuk favorit. Mereka memainkan permainan yang hebat, menang melawan Barcelona di Camp Nou dengan memainkan gaya sepak bola serangan balik. Mereka adalah tim yang pasti akan menyebabkan masalah. Ini akan menjadi pertandingan yang sangat bagus," katanya di situs resmi UEFA.

Meski begitu, Ancelotti memastikan kesiapan anak asuhnya menangkal kejutan Eintracht. “Eintracht akan menyulitkan kami, tetapi para pemain saya telah mempersiapkan diri dengan baik. Ada enam trofi untuk diperebutkan dan kami ingin memperjuangkan semuanya,” tegasnya.

Rodrygo menambahkan, ini akan menjadi pertandingan spesial dan mereka berharap bisa memenangkannya. “Ketika kami bermain di final, kami hanya ingin memenangkannya, apa pun nama kompetisinya. Apakah itu Piala Super, Liga Champions atau kompetisi lainnya, kami selalu keluar untuk menang. Itu adalah mentalitas tim kami,” ujarnya di situs Madrid.

Di kubu Frankfurt yang tidak bisa diperkuat Aurelio Buta dan Jerome Onguene, pelatih Oliver Glasner memastikan anak asuhnya tidak akan minder. Menurutnya, Madrid memang salah satu klub terbesar di Eropa, namun peluang menang tetap terbuka bagi timnya.

"Kami semua sangat menantikan untuk menghadapi mereka. Saya tidak melihatnya sebagai head to head dengan Carlo Ancelotti melainkan dengan Real Madrid, salah satu klub terbesar dan termasyhur dalam sejarah sepak bola. Kami ingin bersiap sehingga kami memiliki setiap peluang untuk memenangkan pertandingan," jelasnya.

Kiper Kevin Trapp yang mungkin akan menjadi pemain paling sibuk di pertandingan ini mendukung pernyataan pelatihnya. Ia percaya mereka bisa merepotkan Madrid.

“Sudah ada dalam DNA kami untuk dapat menyebabkan masalah bagi lawan mana pun. Kami akan berjuang sebagai sebuah tim dan tidak pernah menyerah. Kami akan menjaga keyakinan bahwa kami bisa mengalahkan tim-tim besar. Tentu saja kami memiliki rasa hormat, tetapi bukan rasa takut,” kata Trapp.

Ini akan menjadi pertemuan kedua bagi Eintracht dan Madrid di Eropa. Pertemuan pertama mereka terjadi pada 18 Mei 1960 di Glasgow pada final Liga Champions 1959/60 di mana Madrid menang 7-3. Pada laga yang disaksikan lebih dari 127.000 penonton itu, Ferenc Puskás mencetak empat gol untuk Madrid dan tiga gol lainya dipersembahkan Alfredo di Stéfano. (amr)

Prakiraan pemain

Real Madrid: Courtois; Carvajal, Éder Militão, Alaba, Mendy: Kroos, Casemiro, Modrić: Valverde, Benzema, Vinícius Júnior

Frankfurt: Trapp; Touré, Tuta, N'Dicka; Knauff, Sow, Rode, Kostić; Kamada, Götze; Borré

Head to head

18/05/60 Real Madrid 7-3 Eintracht Frankfurt

Lima pertandingan terakhir Real Madrid

31/07/22 Real Madrid 2 - 0 Juventus

27/07/22 Real Madrid 2 - 2 América

24/07/22 Real Madrid 0 - 1 Barcelona

29/05/22 Liverpool 0 - 1 Real Madrid

21/05/22 Real Madrid 0 - 0 Real Betis

Lima pertandingan terakhir Eintracht Frankfurt

06/08/22 Eintracht Frankfurt 1 - 6 Bayern Munchen

02/08/22 Magdeburg 0 - 4 Eintracht Frankfurt

28/07/22 Astoria Walldorf 0 - 5 Eintracht Frankfurt

15/07/22 Eintracht Frankfurt 3 - 1 Torino

09/07/22 LASK Linz 0 - 0 Eintracht Frankfurt

06/07/22 Viktoria Aschaffenburg 0 - 1 Eintracht Frankfurt

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan