Masih Berpeluang Jadi Cawapres, Andi Amran Sulaiman Disarankan Berguru ke JK

  • Bagikan
Andi Amran Sulaiman digadang-gadang bakal jadi penerus JK di kancah politik nasional (foto: IKA Unhas)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR - Nama Andi Amran Sulaiman selalu diisukan maju sebagai bakal calon wakil presiden dari kawasan timur Indonesia. Tapi isu majunya mantan Menteri Pertanian itu tidak begitu memukau.

Hal itu dikatakan pengamat politik, Ras Md melalui keterangan tertulisnya, Kamis (11/8/2022).

"Sebenaranya, sosok Andi Amran Sulaiman memungkinkan tampil sebagai bakal cawapres potensial. Hanya saja, bukanlah persoalan mudah mewujudkan impian tersebut. Untuk masuk ke level nasional apalagi sebagai cawapres tantangannya tentu amat besar," katanya.

Menurut Direktur Eksekutif Parameter Publik Indonesia itu, ada sejumlah faktor yang menjadi hambatan. Mulai faktor eksternal dan juga faktor internal.

"Faktor eksternal seperti hambatan-hambatan elit yang tidak menyukai sosok Andi Sudirman Sulaiaman. Ataukah partai politik tak memberi ruang bagi Amran. Sedangkan faktor internal, mengenai personal image yang dibangun oleh mantan meteri pertanian ini. Apakah mudah ia memikat hati pemilih atau tidak. Disukai atau tidak," bebernya.

Ras menilai, akhir-akhir ini nama Andi Amran Sulaiman tak lagi seksi dalam pembahasan Cawapres.

"Namanya mulai redup. Apalagi dibeberapa rilis survei nasional nama Amran tidak muncul sebagai figur cawapres potensial dari KTI. Tenggelam dari sederetan nama-nama yang punya panggung politik saat ini. Seperti Agus Harimurti Yodhoyono, Eric Thohir, Ridwan Kamil dan juga Sandiaga Uno," terangnya.

Ras menambahakan, ada dua faktor mengapa Andi Amran Sulaiman tidak mampu tampil memukau sebagai cawapres potensial di kawasan timur Indonesia khususnya.

  • Bagikan