Pinjam Narasi Mahfud MD, Komjen Agus: Mudah-mudahan Terbuka Saat Persidangan

  • Bagikan
Komjen Agus Andrianto

FAJAR.CO.ID, JAKARTA--Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Agus Andrianto meminjam narasi Menko Polhukam terkait motif pembunuhan Brigadir J, " hanya bisa dikonsumsi orang dewasa".

Komjen Agus mengaku penyidik tidak akan mengumumkan motif kasus pembunuhan Brigadir J. Alasannya, untuk menjaga perasaan semua pihak. Adapun penyidik berharap akan terbuka sendiri nantinya saat persidangan.

"Untuk menjaga perasaan semua pihak, biarlah jadi konsumsi penyidik dan nanti mudah-mudahan terbuka saat persidangan," kata Agus kepada wartawan, Kamis (11/8).

Sebagaimana diketahui, pernyataan Menko Polhukam Mahfud MD beberapa waktu yang lalu, motif kasus pembunuhan Brigadir J hanya bisa dikonsumsi orang dewasa. Menurutnya, pembunuhan itu berlatar belakang hal yang terlalu sensitif.

"Izin pakai saja narasi Pak Menko Polhukam ya," ucap Komjen Agus.

Saat ini penyidik sementara menunggu hasil penyelidikan inspektorat khusus yang fokus mendalami dugaan pelanggaran etik dalam kasus pembunuhan Brigadir J. Agus menyebut, Itsus sedang mendalami kasus turunannya.

Sampai saat ini, Polri telah menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus penembakan Brigadir J. Selain Ferdy Sambo, tiga tersangka lainnya yaitu Bharada Richard Eliezer, Bripka Ricky Rizal, dan KM.

Sambo, Bripka RR, dan KM dijerat Pasal 340 terkait pembunuhan berencana subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 juncto 56 KUHP. Sementara Bharada E dijerat Pasal 338 tentang pembunuhan juncto Pasal 55 dan 56 KUHP.

Polisi menyebutkan Sambo otak pembunuhan dan sutradara skenario seolah-olah terjadi tembak-menembak. Sambo melepaskan beberapa kali tembakan ke dinding menggunakan senjata api milik Brigadir Yosua.(Muhsin/fajar)

  • Bagikan